Berita

Mantan Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Jalan Raya (DPWH), Maria Catalina Cabral (Foto: Business Mirror)

Dunia

Kepolisian Filipina Usut Kasus Kematian Misterius Maria Catalina Cabral

SENIN, 22 DESEMBER 2025 | 10:45 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kepolisian Nasional Filipina (PNP) tengah mengusut kematian mantan Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Jalan Raya (DPWH), Maria Catalina Cabral, yang ditemukan meninggal dunia setelah jatuh ke Sungai Bued di Tuba, Benguet.

Penyelidikan dilakukan guna memastikan penyebab kematian Cabral, yang disebut-sebut mengetahui informasi terkait dugaan korupsi proyek pengendalian banjir.

Pelaksana Tugas Kepala PNP, Letnan Jenderal Jose Melencio Nartatez, mengatakan pihaknya masih mengumpulkan bukti terkait insiden tersebut.


“Dengan konfirmasi kematiannya, kami dapat mengklarifikasi spekulasi tentang identitas jenazah. Langkah selanjutnya adalah menetapkan apa yang sebenarnya terjadi dan ini sekarang menjadi fokus semua upaya kami terkait kasus ini,” kata Nartatez dalam pernyataan, seperti dikutip dari Philipine News Agency, Senin, 22 Desember 2025.

Ia menjelaskan bahwa penyelidikan dilakukan dengan kehati-hatian mengingat kasus ini menjadi perhatian publik dan berpotensi berkaitan dengan dugaan anomali proyek pemerintah.

“Selain melakukan penyelidikan atas insiden ini, Kepolisian Nasional Filipina secara aktif bekerja sama dengan lembaga lain dalam mengamankan semua bukti terkait penyelidikan yang sedang berlangsung tentang kontroversi pengendalian banjir,” ujar dia.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah Juanito Victor Remulla dalam pernyataan Sabtu, 20 Desember 2025 menyampaikan hasil otopsi Cabral.

Dikatakan bahwa Cabral meninggal karena cedera traumatis tumpul yang sesuai dengan jatuh, serta tidak ditemukan tanda-tanda tindak kejahatan.

Meski demikian, Nartatez menambahkan langkah penuh kehati-hatian perlu diambil agar seluruh kemungkinan bukti tidak terabaikan dan memastikan akuntabilitas aparat kepolisian setempat.

“Ini bukan hanya untuk mengklarifikasi keadaan kematiannya tetapi juga untuk mendukung penyelidikan kami yang sedang berlangsung terhadap dugaan anomali pengendalian banjir di DPWH, sehingga tidak ada bukti yang terlewatkan,” tegasnya.

Nartatez juga mengimbau masyarakat agar menahan diri dari spekulasi dan menunggu hasil resmi penyelidikan yang sedang berlangsung.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa penyelidikan dilakukan sejalan dengan arahan Presiden Ferdinand Marcos Jr. yang meminta seluruh operasi penegakan hukum dilakukan secara cermat, berintegritas, dan transparan.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Proses Hukum Febrie Adriansyah Harus Bebas dari Intervensi Politik

Senin, 13 Juli 2026 | 06:23

Tentara Salib Eropa dalam Penjarahan Konstantinopel 1204

Senin, 13 Juli 2026 | 06:05

PT Japfa Comfeed di Cengkareng Terbakar

Senin, 13 Juli 2026 | 06:03

Timnas Inggris Tak Pernah Masuk Daftar Lawan Lionel Messi

Senin, 13 Juli 2026 | 05:32

Ivan Gunawan Harap Pemerintah Bantu Pembangunan 99 Masjid

Senin, 13 Juli 2026 | 05:23

Mengungkap Skandal Pemerasan Bu Etik

Senin, 13 Juli 2026 | 05:09

Ketahuan, Amplop Baru Dikembalikan?

Senin, 13 Juli 2026 | 05:03

MBG dan KDMP Manifestasi Nyata Pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 13 Juli 2026 | 04:36

Mundurnya Febrie Adriansyah Jadi Pesan Politik Antikorupsi Pemerintahan Prabowo

Senin, 13 Juli 2026 | 04:05

Waspada! Ada Kompromi Kasus Ijazah Jokowi Disetop

Senin, 13 Juli 2026 | 04:02

Selengkapnya