Berita

Mendagri Tito Karnavian (Foto: Youtube Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Kucurkan Tambahan BTT Rp268 Miliar ke Wilayah Bencana

JUMAT, 19 DESEMBER 2025 | 13:42 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto dilaporkan telah mengucurkan tambahan anggaran belanja tidak terduga (BTT) sebesar Rp268 miliar kepada pemerintah daerah di wilayah terdampak bencana Sumatera. 

Kabar itu diungkap oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam konferensi pers di Lapangan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat, 19 Desember 2025. 

Tito menjelaskan bahwa BTT tersebut disalurkan kepada tiga provinsi dan 52 kabupaten/kota guna mempercepat penanganan kebutuhan mendesak pascabencana.


“Mengenai anggaran belanja tidak terduga, untuk 52 kabupaten/kota dan Provinsi dari bapak presiden sebagai tambahan sebanyak 268 miliar kami sudah diterima semua oleh tiga provinsi, masing-masing 20 miliar, kabupaten kota 4 miliar di 52 kabupaten/kota dan sudah digunakan sesuai arahan,” ujar Tito.

Atas respons cepat tersebut, Tito menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo beserta jajaran pemerintah pusat yang terlibat dalam percepatan pencairan anggaran.

“Untuk itu kami mengucapkan terima kasih banyak kepada bapak presiden, bapak mensesneg, bapak seskab yang bekerja sangat cepat dan menteri keuangan,” katanya.

Selain dukungan dari pemerintah pusat, sejumlah pemerintah daerah juga turut memberikan bantuan tambahan, baik dalam bentuk anggaran maupun logistik. 

Tito merinci, Kalimantan Timur menyumbang Rp500 juta, Jawa Barat Rp7 miliar, Sulawesi Utara Rp1,5 miliar, Kalimantan Utara Rp1 miliar, Sulawesi Selatan Rp4 miliar, Jawa Tengah Rp1,3 miliar, dan Jawa Timur sebesar Rp5 miliar.

Kemudian Nusa Tenggara Timur memberikan Rp1,5 miliar, Sumatera Selatan bantuan barang senilai Rp2,6 miliar, Banten Rp3 miliar, Kalimantan Tengah Rp3 miliar, Sulawesi Barat Rp1 miliar, DKI Jakarta Rp3 miliar yang langsung disalurkan ke Kota Lhokseumawe, Maluku Utara Rp2 miliar, Bengkulu Rp4,3 miliar, serta Gorontalo Rp1 miliar.

“Total 43 miliar ditambah dengan asosiasi pemerintah kabupaten yang dipimpin oleh bupati lahat pak bursah zarnubi turun langsung ke sana lebih kurang 5 miliar. Jadi lebih kurang 48 miliar,” jelas Tito.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya