Berita

Mensesneg Prasetyo Hadi (Foto: Biro Pers Sekretariat)

Politik

BNPB Minta Presiden Tambah Personel TNI-Polri untuk Aceh Tamiang

KAMIS, 18 DESEMBER 2025 | 21:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kepala BNPB Letjen Suharyanto dilaporkan telah meminta penambahan personel TNI-Polri untuk penanganan bencana Aceh Tamiang kepada Presiden Prabowo Subianto.

Kabar itu diungkap oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo usai mendampingi Presiden berkunjung ke beberapa lokasi pengungsian dan pembangunan jembatan di Sumatera Barat, Kamis, 18 Desember 2025. 

Dikatakan Prasetyo, Kepala BNPB menyampaikan langsung permintaan penambahan personel TNI-Polri untuk percepatan respons di Aceh Tamiang dan wilayah sekitar.


“Kepala BNPB melaporkan dan meminta tambahan personel baik TNI maupun Polisi khususnya di beberapa wilayah di Aceh yang memang masih banyak tergenang lumpur, di antaranya Aceh Tamiang, kemudian tadi dilaporkan juga Aceh Timur juga masih terdapat banyak genangan,” ujarnya kepada awak media.

Selain kebutuhan personel, pemerintah juga menilai pentingnya penyelesaian akar persoalan lingkungan. Prasetyo menekankan bahwa berbagai aspek tata kelola ruang perlu menjadi perhatian serius. 

“Banyak juga yang harus menjadi pekerjaan rumah kita, berkaitan dengan masalah lingkungan, penertiban kawasan-kawasan hutan, izin-izin pertambangan, izin-izin pembukaan usaha-usaha di bantaran-bantaran sungai,” ujarnya.

Prasetyo menyebut Presiden telah meminta jajaran pemerintah daerah, mulai gubernur hingga bupati, untuk berkoordinasi dalam menindaklanjuti evaluasi tersebut. 

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana. 

“Terima kasih sekali lagi kami haturkan kepada seluruh pihak, BNPB, TNI, Polri, Basarnas, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, dan seluruh masyarakat yang bahu-membahu bekerja keras untuk segera mengatasi keadaan,” tandas Prasetyo.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Jokowi Sedang Menciptakan Musuh Sendiri Lewat Keliling Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 08:17

Jemaah Haji Indonesia Diminta Tertib Menanti Jadwal Kepulangan ke Tanah Air

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:44

Turun Gunung Jokowi untuk Gendong Gibran dan Kaesang

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:37

Hari Raya Waisak, CFD Jakarta Diliburkan Sementara

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:15

IPC TPK Perkuat Konektivitas Perdagangan Indonesia-China

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:45

Paradoks Kekayaan Nasional

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:23

Polda Jateng Izinkan Personel Tembak Begal di Tempat

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:09

Anatomi Pembangunan Kapal Ideal

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:41

BGN Tidak Pernah Menunjuk Calo Terkait Pembangunan SPPG

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:21

KPK Diminta Jelaskan Arah Pengembangan Kasus Blueray Cargo

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:04

Selengkapnya