Berita

Ilustrasi pengantar MBG pakai kostum Power Rangers (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani)

Politik

Program MBG Tak Cukup Andalkan Gimik Kostum Power Rangers

KAMIS, 18 DESEMBER 2025 | 15:16 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Usulan Badan Gizi Nasional (BGN) terkait pengantar menu Makan Bergizi Gratis (MBG) memakai kostum Power Rangers dikritik Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani.
 
"Memang ada kaitan? Mungkin memang anak-anak surprise melihat ada Power Rangers, tapi itu tidak akan membuat mereka serta merta mau makan, jika menunya tidak membuat mereka berselera," ujar Irma, Kamis, 18 Desember 2025.

Legislator Fraksi Partai NasDem itu mengatakan perlu ada edukasi hingga gaya hidup yang mesti dipraktikan siswa dalam menyantap makanan, terutama sayur-mayur. Irma menyebut semestinya BGN mencari solusi menu yang menarik untuk disajikan kepada siswa.


"Tapi kalau di rumah tidak diajarkan makan sayuran biar didatangkan Power Rangers tetap saja mereka enggak akan makan sayur, karena itu selera yang sulit diubah jika tidak ditelateni orangtuanya," kata Irma.

Ia mengusulkan agar BGN lebih memikirkan menu yang menarik namun tetap bergizi agar anak-anak antusias menyantap MBG.

"Saya sih lebih mengusulkan untuk sayuran agar anak-anak mau mengkonsumsi, ya dibuat menu yang menarik dengan rasa yang membuat mereka tertarik," kata Irma.

Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, mengusulkan sopir mobil pengantar menu MBG memakai kostum Power Rangers. Dia berharap hal itu membuat anak-anak antusias makan.

"Kami berikan pengemudi itu kostum Power Rangers, jadi antusiasme mereka itu makin tinggi. Bilang ke siswa, besok saya akan bawa Power Rangers ke sini lagi, kalau pada mau makan sayur. Besok tak (saya) bawakan jajan, sekali-sekali bawakan burger atau apa, gitu, tetapi dengan catatan makan sayur," kata Nanik.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

UPDATE

Polri Butuh Reformasi Kultural dan Tetap di Bawah Presiden

Kamis, 19 Februari 2026 | 01:30

Jokowi Dianggap Stres Akibat Gejala Post-Power Syndrome

Kamis, 19 Februari 2026 | 01:03

BPKH Limited Perkuat Fondasi Kedaulatan Ekonomi Haji

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:41

Inosentius Samsul Batal jadi Hakim MK Ternyata Ditugaskan ke Danantara

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:21

Polda Metro Tangkap Dua Pria Pembawa Ratusan Pil Ekstasi dari Lampung

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:03

Waketum PKB Tepis Klaim Jokowi soal Revisi UU KPK Inisiatif DPR

Rabu, 18 Februari 2026 | 23:40

BPKH Genjot Investasi Ekosistem Haji dan Siap jadi Pemain Global

Rabu, 18 Februari 2026 | 23:15

Santunan hingga Beasiswa Diberikan untuk Keluarga Prajurit yang Gugur

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:47

Penabrak Rumah Anak Jusuf Kalla Seorang Perempuan

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:40

Purbaya Curiga Isu Gratifikasi Pejabat Kemenkeu Diramaikan Pembenci

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:28

Selengkapnya