Berita

Ilustrasi. (Foto: Humas BI)

Bisnis

BI Jamin Distribusi Rupiah ke Daerah Bencana Terus Berjalan

RABU, 17 DESEMBER 2025 | 22:11 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Bank Indonesia (BI) memastikan penyediaan dan distribusi uang rupiah di wilayah terdampak bencana Sumatera tetap berjalan normal.

Deputi Gubernur BI Ricky P. Gozali mengatakan pihaknya terus berupaya menjaga ketersediaan rupiah sesuai kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

"Tidak lepas dengan kondisi sekarang yang ada di bencana di Sumatera bagian utara, ini juga kami berusaha dan memastikan bahwa penyediaan uang rupiah ini tetap kita penuhi sesuai dengan kebutuhan masyarakat," kata Ricky dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Desember 2025 di Jakarta, Rabu 17 Desember 2025.


Upaya tersebut dilakukan dengan mengoptimalkan peran kantor perwakilan BI di daerah. Seluruh kantor perwakilan dalam negeri, kata Ricky telah digerakkan untuk memastikan kelancaran pasokan uang, baik dari sisi jumlah, ketepatan waktu, maupun kualitas uang yang beredar.

"Dalam memastikan penyediaan uang rupiah dalam jumlah yang cukup, kemudian waktu tepat, dengan pecahan yang sesuai atau kualitas yang terjaga sesuai dengan tugas dan fungsi Bank Indonesia, ini dilakukan dalam hal distribusinya oleh kantor perwakilan dalam negeri yang ada sebanyak 46 jumlah kantor perwakilan dalam negeri di seluruh Indonesia," jelasnya.

Di tengah kondisi darurat, keberlanjutan distribusi uang tunai dinilai penting untuk menopang aktivitas ekonomi harian masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak langsung bencana.

Sejumlah kantor perwakilan BI di Sumatera seperti Sibolga, Lhokseumawe, Banda Aceh, Pematang Siantar, hingga Padang disebut telah bergerak secara terkoordinasi untuk memastikan ketersediaan uang tunai tetap terjaga. Koordinasi distribusi dipusatkan melalui kantor wilayah terbesar di Sumatera Utara yang berperan sebagai pengendali utama.

Skema ini memungkinkan pengalihan pasokan uang secara cepat ke daerah-daerah yang mengalami lonjakan kebutuhan akibat terganggunya aktivitas ekonomi dan layanan perbankan.

"Ini dilakukan oleh kantor perwakilan Bank Indonesia dalam negeri yang ada di wilayah Sumatera bagian utara yaitu dilakukan oleh Bank Indonesia Sibolga, kemudian di Lhokseumawe ada di Banda Aceh. Kami juga punya di Pematang Siantar, Sumatera Barat ada di Padang kemudian kantor wilayah di Sumatera Utara yang paling besar yang mengkoordinir semuanya," ujarnya.

Selain itu, distribusi uang tunai juga diperkuat melalui kerja sama dengan perbankan nasional agar uang dapat segera menjangkau masyarakat lewat jaringan kantor bank dan layanan kas yang tetap beroperasi. Untuk mengantisipasi kendala akses, BI memanfaatkan berbagai moda transportasi alternatif agar suplai uang tidak terhambat oleh kerusakan infrastruktur maupun pembatasan mobilitas.

"Jadi, kebutuhan ini dilakukan oleh Bank Indonesia dengan kantor-kantor perwakilan tadi bekerjasama dengan perbankan untuk meyakini bahwa kebutuhan uang tunai tetap ada di sana," pungkasnya.


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya