Berita

Pedagang Pasar Induk Kramat Jati tetap berjualan meski lapak hangus terbakar. (Foto: RMOL/Sarah Alifia)

Nusantara

Pedagang Pasar Kramat Jati Nekat Berjualan di Bawah Gedung Gosong

RABU, 17 DESEMBER 2025 | 19:06 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Para pedagang di Pasar Induk Kramat Jati Jakarta Timur mulai menjajakan barang dagangannya usai insiden kebakaran pada Senin, 15 Desember 2025 lalu.

Pantauan redaksi, sebagian pedagang membersihkan sisa kebakaran dan sebagian lainnya kembali berjualan buah-buahan, Rabu, 17 Desember 2025.

Mereka tetap menjajakan barang dagangan di lokasi yang sama sebelum kebakaran, sembari kios sementara yang sedang dibangun sekitar 100 meter dari lokasi.


Kios sementara ini ditargetkan selesai akhir pekan ini. Mariadi (51), salah satu pedagang Pasar Induk Kramat Jati terpaksa menggeser lapak dagangannya ke kios sementara yang belum sepenuhnya terbangun.

"Saya sebelumnya ada 2 lapak. Total hampir Rp100 juta (kerugian akibat kebakaran)," ujarnya saat ditemui Kantor Berita Ekonomi dan Politik RMOL di lokasi.

Meski lapak lamanya akan direnovasi, ia mengaku tak mendapat ganti rugi material. Ia juga mengaku tak mendapat kejelasan kapan lapak dagangannya selesai direnovasi.

Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati ini diduga dipicu oleh munculnya api di toko plastik. Kobaran api pertama kali diketahui petugas keamanan saat patroli rutin pukul 07.15 WIB, Senin lalu.

Api dengan cepat membesar dan memaksa pengerahan 19 unit mobil pemadam kebakaran. Tak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya