Berita

Ilustrasi air bersih. (Foto: Istimewa)

Publika

Sungai dan Air Tanah Jakarta Tercemar Berat

RABU, 17 DESEMBER 2025 | 12:22 WIB | OLEH: AGUNG NUGROHO*

KONDISI sungai dan air tanah di Jakarta makin mengkhawatirkan.

Studi yang dimuat Tempo pada 16 Desember 2025 menyebutkan bahwa hampir seluruh sungai utama di ibu kota berada dalam kategori tercemar berat, terutama akibat limbah domestik.

Air tanah dangkal pun banyak terindikasi tercemar bakteri dan zat kimia yang berisiko bagi kesehatan.


Situasi tersebut harus menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, khususnya dalam memastikan ketersediaan air bersih dan air minum yang aman bagi warga.

Ketika sungai dan air tanah sudah tercemar berat, negara tidak boleh membiarkan warga bergantung pada sumber air yang berisiko bagi kesehatan.

Penyediaan air bersih harus diposisikan sebagai perlindungan kesehatan publik.

Dalam kondisi kualitas air baku yang terus menurun, peran PAM Jaya menjadi semakin penting.

PAM Jaya tidak hanya berfungsi sebagai operator teknis penyedia air, tetapi juga sebagai perpanjangan tangan negara dalam menjamin hak dasar warga atas air bersih dan air minum yang aman.

Air tercemar berkaitan langsung dengan meningkatnya risiko penyakit berbasis lingkungan, seperti diare dan infeksi kulit, terutama di kawasan padat penduduk.

Karena itu, pengolahan air harus dilakukan secara ketat dan disertai pengawasan mutu yang konsisten.

Selain itu, banyak warga Jakarta diketahui masih masih ketergantungan pada air tanah. Selain berisiko bagi kesehatan, eksploitasi air tanah juga memperparah penurunan muka tanah dan meningkatkan kerentanan banjir.

Perluasan jaringan perpipaan harus dipercepat. Semakin banyak rumah tangga yang terhubung dengan air perpipaan, semakin kecil ketergantungan pada air tanah yang kualitasnya terus menurun.

Persoalan pencemaran air tidak bisa diselesaikan hanya dari sisi penyediaan air bersih. Perbaikan sistem sanitasi dan pengelolaan limbah domestik juga perlu dilakukan secara simultan agar kualitas sumber air tidak terus memburuk.

Tanpa pembenahan sanitasi, biaya pengolahan air akan semakin besar dan ini menjadi beban jangka panjang.

Air bersih dan air minum aman merupakan hak dasar warga kota yang harus dijamin negara. Dalam kondisi lingkungan yang semakin tercemar, kehadiran layanan publik yang kuat dan merata menjadi kunci perlindungan kesehatan masyarakat.

Keberhasilan layanan air bersih tidak hanya diukur dari jumlah air yang disalurkan, tetapi dari sejauh mana layanan itu benar-benar melindungi kesehatan warga.

Direktur Jakarta Institute

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Kemenhut Sebut Kejagung Hanya Mencocokkan Data, Bukan Penggeledahan

Kamis, 08 Januari 2026 | 00:04

Strategi Maritim Mutlak Diperlukan Hadapi Ketidakpastian di 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:49

Komplotan Curanmor Nekat Tembak Warga Usai Dipergoki

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:30

Pemuda Katolik Ajak Umat Bangun Kebaikan untuk Dunia dan Indonesia

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:01

PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD karena Tak Mau Tinggalkan Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 22:39

Penjelasan Wakil Ketua DPRD MQ Iswara Soal Tunda Bayar Infrastruktur Pemprov Jabar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:56

Kejagung Geledah Kantor Kemenhut terkait Kasus yang Di-SP3 KPK

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:39

84 Persen Gen Z Tolak Pilkada Lewat DPRD

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:33

Draf Perpres TNI Atasi Terorisme Perlu Dikaji Ulang

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:09

Harta Anggota KPU DKI Astri Megatari Tembus Rp7,9 Miliar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:07

Selengkapnya