Berita

Museum Louvre (Foto: Reuters)

Dunia

Museum Louvre Paris Tutup Akibat Krisis Internal

SELASA, 16 DESEMBER 2025 | 15:31 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Krisis internal memaksa Museum Louvre di Paris ditutup pada Selasa, 16 Desember 2025.  

Krisis terjadi setelah ribuan pekerja memulai aksi mogok menuntut renovasi mendesak, penambahan staf, dan memprotes kebijakan kenaikan harga tiket bagi pengunjung non-Uni Eropa.

Langkah ini dinilai mencerminkan kegagalan pengelolaan museum paling ramai di dunia itu. Padahal, kini Louvre masih dibayangi pencurian perhiasan mahkota Prancis senilai sekitar 88 juta euro pada Oktober.


Selain itu, juga terjadi kebocoran air yang merusak ratusan arsip di Departemen Mesir pada November lalu.

"Para staf merasa hari ini seperti mereka adalah benteng terakhir sebelum keruntuhan." ujar serikat pekerja utama CGT, Sud, dan CFDT, dilansir dari The Guardian, Selasa, 16 Desember 2025.

Aksi mogok diputuskan setelah sekitar 400 karyawan secara bulat sepakat menghentikan kerja. Menurut petugas keamanan Museum Louvre, sebelumnya tak ada gelombang staf semarah ini. 

Serikat pekerja menilai kebijakan menaikkan harga tiket sebesar 45 persen bagi pengunjung dari luar Wilayah Ekonomi Eropa tidak menyelesaikan masalah struktural, melainkan menutupi pengurangan staf dan minimnya investasi negara. 

Sementara rapat lanjutan untuk menentukan kelanjutan mogok dijadwalkan berlangsung Rabu, 17 Desember 2025.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Konflik Memanas di Yaman Selatan, RI Dukung Saudi Gelar Konferensi Damai

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:16

Kuasai 51,57 Persen Hak Suara, Danantara Tetap Jadi Pemegang Saham Mayoritas Telkom

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:03

Bank Raya Perkenalkan Kartu Digital Debit Visa di Momentum Tahun Baru 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:50

Investor di Asia Hati-hati Sikapi Gejolak Politik Global

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:36

Rencana Prabowo Bangun 1.100 Kampung Nelayan Tahun 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:28

Kebijakan Chromebook Era Nadiem Rawan Dikriminalisasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Bukan Sejahtera, Rakyat Indonesia Bahagia karena Beriman!

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Menlu AS akan Bertemu Pejabat Denmark Soal Akuisisi Greenland

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:21

Pertama di Indonesia, BRI Raih Sertifikasi TMMi Level 3

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:13

Swasembada Harus Berdampak pada Stabilitas Harga Pangan

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:11

Selengkapnya