Berita

Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin, berpose saat menerima Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025, di Bidakara Hotel, Jalan Gatot Subroto, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Senin kemarin, 15 Desember 2025. (Foto: Humas KPU RI)

Politik

KPU Raih Lembaga Terinformatif dari Komisi Informasi

SELASA, 16 DESEMBER 2025 | 11:41 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Lembaga terinformatif pada lembaga non kementerian tahun 2025, diberikan Komisi Informasi Pusat (KIP) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin, menerima penyerahan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 tersebut di Bidakara Hotel, Jalan Gatot Subroto, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Senin kemarin, 15 Desember 2025.

"KPU meraih Peringkat Pertama Kualifikasi Informatif pada Kategori Lembaga Non Struktural dengan nilai 97,84," ujar sosok yang kerap disapa Afif itu.


Dia menjelaskan, pada lima tahun berturut-turut sejak tahun 2021 hingga tahun 2025, KPU sudah meraih Kualifikasi Informatif pada Lembaga Non Struktural. 

"Penghargaan ini sebagai bukti komitmen dan kinerja KPU sebagai badan publik yang terbuka, transparan dan akuntabel dalam pengelolaan informasi publik," katanya.

Dia menegaskan, keterbukaan adalah fondasi penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraaan Pemilu dan Pilkada.

"Penghargaan ini juga merupakan bentuk tanggung jawab KPU untuk terus memperkuat prinsip keterbukaan informasi dalam penyelenggaraan Tahapan Pemilu dan Pilkada," tuturnya.

Lebih lanjut, Afif yang pernah menjabat Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI itu memandang, keterbukaan informasi menjadi bagian dari upaya memperkuat demokrasi dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

"Anugerah Keterbukaan Informasi Publik ini diselenggarakan Komisi Informasi Pusat, sebagai bagian dari evaluasi kepatuhan badan publik terhadap pelaksanaan Undang Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik," demikian Afif menutup.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya