Berita

Ilustrasi. (Foto: Humas Polri)

Publika

Polri All Out Bantu Penanganan Bencana Sumatera

Turunkan Ribuan Personel Hingga Kapal dan Pesawat
SENIN, 15 DESEMBER 2025 | 21:38 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Percepatan penanganan bencana pada tiga provinsi di Sumatera dilakukan Polri dengan menerjunkan lebih dari 10 ribu personel hingga kapal pengangkut logistik. 

Hal itu disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dalam Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto, di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Senin, 15 Desember 2025.

"Kekuatan personel Polri yang kita deploy ada 10.999 personel. Di mana kita bagi di Polda Aceh, Polda Sumut, dan Polda Sumbar," ujar Listyo.


Selain itu, Kapolri juga memastikan keberadaan tim DVI untuk mengidentifikasi jenazah korban yang meninggal, kemudian tim trauma healing 82 personel, dan pasukan Siaga Brimob yang siap dikirim untuk Aceh 673 personel, Polda Sumut 756 personel, dan Polda Sumbar 892 personel tambahan.

"Kemudian untuk sarana dan prasarana. Untuk kapal kita kirim ke Polda Aceh satu kapal, Sumbar satu kapal, dan Sumut dua kapal. Dan selanjutnya ini nanti digunakan untuk mengangkut logistik yang akan kita salurkan ke wilayah-wilayah yang terdampak. Kemudian kita juga mengirimkan K-9 untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar," ujar Listyo.

"Serta pesawat yang kita gunakan ada heli tiga di Aceh, kemudian di Sumut ada dua pesawat Fokker dan CN serta empat heli. Ini kemudian kami sesuaikan apabila dibutuhkan di Aceh kita geser ke Aceh, demikian pula sebaliknya. Kemudian di Sumbar ada satu heli," sambungnya.

Lebih lanjut, Listyo juga mempersiapkan posko pengungsian tanggap bencana sebanyak 91 posko tanggap bencana yang terbagi baik di Aceh, di Sumut, maupun di Sumbar. Kemudian posko penyaluran logistik ada 32, dan 41 posko kesehatan.

"Kemudian juga di awal-awal karena memang sangat dibutuhkan untuk komunikasi, kita bagikan 85 unit Starlink. Kemudian kita siapkan 21 unit dapur lapangan untuk membantu masyarakat yang ada di pengungsian," urainya.

Untuk bantuan kemanusiaan, Listyo menyebutkan Polri mengirimkan 224 ton beras, air mineral 12.166, gas LPG, kemudian tambahan perangkat internet, lampu penerangan 685 unit, genset 44 unit, pompa 239 unit, solar panel 19.000 unit.

"Kemudian perahu karet 80, mobil toilet portable, kemudian cold storage, kantong mayat 120. Kemudian yang juga penting adalah motor, mobil, kemudian sling untuk penyeberangan, boat baling-baling 6, tangki air bersih 400. Kita rencanakan 1.000," ucapnya.

"Kemudian selanjutnya kami telah melayani kegiatan-kegiatan yang terkait dengan kebutuhan kesehatan. Ada 24.439 korban yang sudah kami layani, termasuk pemeriksaan DVI 1.015 korban bencana," demikian Listyo menutup.


Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

UPDATE

Pembangunan Gerai KDKMP di Tubaba Terkendala Masalah Lahan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:59

KDKMP Butuh Ekosistem Pasar Hingga Pendampingan Berkelanjutan

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:43

Ziarah ke Makam Ainun Habibie

Rabu, 07 Januari 2026 | 03:23

Ketidaktegasan Prabowo terhadap Jokowi dan Luhut jadi Sumber Kritik

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:59

Implementasi KDKMP Masih Didominasi Administrasi dan Kepatuhan Fiskal

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:42

Aktivis Senior: Program MBG Simbol Utama Kebijakan Pro-Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 02:20

Kontroversi Bahlil: Anak Emas Dua Rezim

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:53

Rosan Ungkap Pembangunan Kampung Haji Baru Dimulai Kuartal Empat 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:41

Tim Gabungan Berjibaku Cari Nelayan Hilang Usai Antar ABK

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:24

Pemerintah Harus Antisipasi Ketidakstabilan Iklim Ekonomi Global

Rabu, 07 Januari 2026 | 01:02

Selengkapnya