Berita

Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Teguh Iswara Suardi. (Foto: F-Nasdem)

Politik

Keselamatan Masyarakat Harus Jadi Prioritas Utama Selama Nataru

SENIN, 15 DESEMBER 2025 | 15:19 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Di tengah meningkatnya mobilitas dan ancaman cuaca ekstrem, negara tidak boleh lengah dan harus hadir secara nyata melalui sistem kesiapsiagaan yang terintegrasi dan responsif.

Hal tersebut disampaikan anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Teguh Iswara Suardi, dalam Kunjungan Kerja Reses di Makassar, Sulawesi Selatan. Kunjungan ini membahas strategi, program kerja dan upaya-upaya Pemerintah dalam mendukung keselamatan, kenyamanan dan keamanan masyarakat dalam melaksanakan libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.  

“Akan jauh lebih efektif jika unit siaga Basarnas terintegrasi dengan Kementerian PUPR, perhubungan, dan kepolisian. Dengan koordinasi yang jelas, penanganan di lapangan bisa lebih cepat, tepat, dan terukur,” tegas Teguh dikutip Senin, 15 Desember 2025.


Legislator NasDem dari Dapil Sulawesi Selatan II itu mengapresiasi langkah Basarnas yang telah membentuk unit-unit siaga di tingkat kabupaten, terutama di wilayah yang rawan bencana. 

Meski begitu, Teguh menekankan bahwa efektivitas unit tersebut akan jauh lebih optimal apabila diperkuat dengan koordinasi lintas sektor. 

Dia juga menyoroti pentingnya kesiapan posko-posko terpadu yang telah ditetapkan berdasarkan analisis dan simulasi risiko. Menurutnya, posko tidak boleh sekadar menjadi formalitas, melainkan harus benar-benar siap melayani masyarakat dalam kondisi darurat.

“Posko itu bukan simbol. Harus dilengkapi fasilitas yang memadai, termasuk layanan kesehatan, khususnya bagi ibu hamil dan kelompok rentan. Ini menyangkut keselamatan nyawa,” tegasnya.  

Selain kesiapsiagaan darurat, Teguh turut menyoroti persoalan kelelahan pengemudi yang kerap menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas. Ia menilai keberadaan kantong-kantong parkir dan rest area sangat krusial, terutama di Pulau Jawa yang menjadi pusat pergerakan arus mudik dan balik Nataru.

“Pengemudi butuh ruang untuk berhenti dan beristirahat. Kantong parkir dan rest area ini bukan fasilitas tambahan, tapi kebutuhan mendasar untuk mencegah kecelakaan akibat kelelahan,” katanya.

Cuaca ekstrem, tambah Teguh, yang hampir selalu menyertai periode Nataru kini harus dipandang sebagai new normal. Oleh karena itu, ia meminta BMKG untuk memperkuat edukasi dan peringatan dini kepada masyarakat dengan pendekatan yang lebih kreatif dan masif.

“Edukasi cuaca tidak bisa lagi dilakukan secara biasa. Harus out of the box, memanfaatkan media sosial, media konvensional, bahkan pesan langsung seperti WhatsApp blast agar informasi benar-benar sampai ke masyarakat,” tandasnya.

Melalui penguatan sinergi antarinstansi, kesiapan infrastruktur, dan peningkatan kesadaran publik, Teguh berharap pelaksanaan Nataru tahun ini dapat berlangsung aman, lancar, dan menekan risiko kecelakaan seminimal mungkin di seluruh wilayah Indonesia.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya