Berita

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Ade Rezki Pratama (Dokumentasi Fraksi Gerindra)

Politik

Gerindra: Korban Bencana Sumatera Saat Ini Butuh Hunian Layak

SENIN, 15 DESEMBER 2025 | 11:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Bencana banjir bandang dan longsor yang menerjang berbagai wilayah di Sumatera telah meninggalkan kerusakan parah. Saat ini, kebutuhan paling mendesak bagi para korban terdampak adalah hunian yang layak.

Laporan menunjukkan banyak rumah warga mengalami kerusakan berat, bahkan rata dengan tanah akibat dahsyatnya bencana alam tersebut.

Menyikapi kondisi ini, Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Ade Rezki Pratama, menyoroti penderitaan masyarakat. Ia secara khusus menyebutkan bahwa korban bencana di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, kini telah kehilangan hampir seluruh harta benda mereka.


“Yang dibutuhkan oleh masyarakat terdampak bencana adalah hunian (rumah) dan perbaikan infrastruktur. Mereka tidak punya apa-apa lagi, rumah-rumah hancur akibat banjir dan longsor,” kata Ade kepada wartawan, Senin, 15 Desember 2025.

Ade menjelaskan, saat ini pemerintah bersama pihak terkait masih melakukan pendataan lokasi dan jumlah hunian yang akan dibangun, khususnya di wilayah Pelembayan, Maninjau, serta sejumlah daerah lain yang terdampak bencana.

“Saat ini kita sedang mendata hunian yang akan dibangun di Pelembayan, Maninjau, dan beberapa daerah lain yang terkena bencana. Kita masih menunggu data yang akurat,” ujarnya.

Selain kebutuhan fisik, Ade juga menekankan pentingnya pemulihan kesehatan mental bagi para korban bencana yang mengalami trauma, khususnya anak-anak dan pengungsi.

“Ada trauma yang dialami masyarakat yang terdampak. Kita sudah minta ke Wamenkes agar dilakukan recovery terhadap trauma yang dialami masyarakat, pengungsi dan kita juga dibantu oleh IDI, dokter militer, dokter polisi,” jelasnya.

Legislator Gerindra dari Daerah Pemilihan Sumatera Barat II itu menambahkan, kondisi di lapangan saat ini mulai membaik dibandingkan dua pekan lalu. Sejumlah daerah yang sebelumnya terisolasi kini sudah dapat diakses.

“Alhamdulillah, kita sudah bisa mendatangi daerah-daerah yang terisolir. Sampai hari ini, kita tetap berlanjut menyalurkan bantuan berupa sembako, pakaian, selimut, obat-obatan,” pungkasnya.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Zulhas Prediksi 15 Tahun Lagi Terjadi Perang Pangan

Jumat, 06 Maret 2026 | 22:17

Outlook Utang Dipangkas, Menkeu Purbaya Ngaku Salah

Jumat, 06 Maret 2026 | 22:08

Ketum Golkar Tak Mau Dengar Kabar Tersangka Fadia Arafiq

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:53

Indonesia Lebih Baik Ikut Menentukan Perdamaian, Zulhas: Ketimbang Nggak Bisa Apa-apa

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:42

Resmi! Anak di Bawah Umur 16 Tahun Dilarang Main Medsos dan Roblox

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:37

Soal Nasib Selat Hormuz, Iran: Silakan Tanya Amerika Serikat

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:26

Purbaya Heran Fitch Pangkas Outlook Utang RI Saat Negara Lain Defisit Lebih Tinggi

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:05

Menko Airlangga Putar Otak Antisipasi Konflik Timteng

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:05

Bahlil: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kursi Bertambah

Jumat, 06 Maret 2026 | 20:37

Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Capai 5,5 Persen

Jumat, 06 Maret 2026 | 20:17

Selengkapnya