Berita

Aktivist Conection menggelar diskusi publik bertajuk “Peran Strategis Pemuda dalam Mendukung Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto” di Jakarta, Minggu 14 Desember 2025.(Foto: Aktivist Conection)

Politik

Pemuda Harus Kawal Kritis Asta Cita Presiden Prabowo

MINGGU, 14 DESEMBER 2025 | 23:13 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton, namun harus mengawal Asta Cita Presiden Prabowo dengan partisipasi aktif, kritik solutif, dan aksi nyata di tengah masyarakat.

Demikian penegasan Founder Aktivist Conection Maemun dalam diskusi publik bertajuk “Peran Strategis Pemuda dalam Mendukung Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto” di Jakarta, Minggu 14 Desember 2025.

"Asta Cita merupakan peta jalan penting yang harus dikawal secara kritis dan konstruktif oleh pemuda," kata Maemun.


Menurut Maemun, pemuda memiliki posisi strategis sebagai kekuatan moral, sosial, dan intelektual dalam memastikan program pemerintah berjalan sesuai dengan prinsip keadilan sosial, kemandirian nasional, dan keberpihakan kepada rakyat.

Sementara itu, aktivis perempuan Serly Oklianti menyoroti pentingnya keterlibatan perempuan muda dalam implementasi Asta Cita.

Ia menekankan bahwa pembangunan nasional tidak akan berjalan optimal tanpa partisipasi aktif perempuan, khususnya dalam isu pendidikan, ekonomi keluarga, dan keadilan sosial.

“Perempuan muda harus dilibatkan secara penuh, bukan hanya sebagai objek kebijakan, tetapi sebagai subjek pembangunan yang kritis dan berdaya,” kata Serly.

Sedangkan aktivis Pemuda Maluku Fauzan Ohorella  menekankan pentingnya keadilan pembangunan di wilayah timur Indonesia. Ia menyampaikan bahwa Asta Cita harus diterjemahkan secara konkret hingga ke daerah-daerah terluar, termasuk Maluku.

“Asta Cita harus dirasakan manfaatnya sampai ke pelosok, bukan hanya terpusat di kota-kota besar,” Kata Fauzan.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

UPDATE

Inilah Jurus GoTo Tingkatkan Kesejahteraan Driver

Rabu, 28 Januari 2026 | 00:08

Relawan SPPG Didorong Bersertifikasi

Rabu, 28 Januari 2026 | 00:04

Ulama Asal Madura Raih Summa Cum Laude di Universitas Al-Azhar

Selasa, 27 Januari 2026 | 23:44

Penolakan Publik soal Posisi Polri di Bawah Kementerian Capai 71,9 Persen

Selasa, 27 Januari 2026 | 23:28

MUI Sarankan RI Mundur dari Board of Peace

Selasa, 27 Januari 2026 | 23:21

GAN Minta Mabes Polri Gelar Perkara Khusus Kasus Pemalsuan IUP

Selasa, 27 Januari 2026 | 23:18

Jelang HPN 2026, JMSI Kaltim Dorong Pers Adaptif Hadapi Perubahan Perilaku Gen Z

Selasa, 27 Januari 2026 | 23:18

Asta Cita Prabowo Tak Boleh Berhenti Sebatas Slogan Politik

Selasa, 27 Januari 2026 | 23:01

Pusjianmar Seskoal Bedah MDA Bersama Pakar dari British Royal Navy

Selasa, 27 Januari 2026 | 22:57

Presiden Prabowo Perkuat Kerja Sama Pendidikan Indonesia-Inggris

Selasa, 27 Januari 2026 | 22:55

Selengkapnya