Berita

(Foto: Dinas Penerangan Angkatan Laut)

Nusantara

TNI AL Evakuasi Anak Patah Tulang dan Lansia Stroke dengan Helikopter di Aceh Tamiang

JUMAT, 12 DESEMBER 2025 | 22:54 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

TNI Angkatan Laut mengevakuasi dua warga yang menjadi korban banjir dan longsor di Aceh Tamiang, Aceh, melalui operasi udara menggunakan helikopter Panther. Evakuasi dilakukan karena akses darat menuju lokasi korban terputus.

"Kemarin, satu helikopter yang on board di KRI dr. Soeharso melaksanakan evakuasi medis dua pasien. Satu mengalami stroke, satu mengalami patah tulang di kaki," ujar Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul di Posko Satgas Gulben Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat, 12 Desember 2025.

Kedua korban saat ini menjalani perawatan lanjutan oleh tim medis di KRI dr. Soeharso-990.


Korban pertama adalah seorang anak berusia sembilan tahun dari Dusun Kuala Pusung Kapal. Ia mengalami patah kaki akibat terdampak material longsor. Kondisinya yang terus mengeluh kesakitan serta sulitnya akses menuju dusun tersebut membuat tim memutuskan melakukan evakuasi udara.

Korban kedua, Kartini, 63 tahun, warga Desa Marlempang, Bedahara, juga dipindahkan menggunakan helikopter. Daerah tempat tinggalnya terisolasi karena jalur transportasi darat putus.

Helikopter Panther yang digunakan diterbangkan dari KRI dr. Soeharso-990 yang berada di Perairan Aceh Tamiang. Evakuasi dilakukan dengan prosedur Evakuasi Medis Udara sebelum korban dibawa ke kapal untuk mendapatkan perawatan.

"Anak yang mengalami patah kaki dijadwalkan menjalani operasi. Sementara kondisi pasien lansia yang mengalami stroke berangsur membaik," kata Tunggul.

Evakuasi ini merupakan bagian dari operasi bantuan TNI AL dalam respons cepat terhadap bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Aceh Tamiang.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya