Berita

Mayjen TNI Rio Firdianto. (Foto: indonesiadefense.com)

Pertahanan

Rio Firdianto Jenderal Artileri yang Kini Mengawal Intelijen Panglima TNI

JUMAT, 12 DESEMBER 2025 | 21:56 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Mayjen TNI Rio Firdianto resmi menanggalkan tongkat komando Kodam I/Bukit Barisan. Ia digantikan Mayjen TNI Hendy Antariksa.

Serah terima jabatan dipimpin langsung KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, Kamis, 11 Desember 2025.

Mutasi kedua jenderal itu disahkan lewat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1448/X/2025 tertanggal 30 Oktober 2025.


Rio sendiri digeser menjadi Asisten Intelijen Panglima TNI.

Rio bukan perwira kemarin sore. Jenderal dua bintang ini adalah lulusan Akmil 1993. Deretan pendidikannya komplet mulai dari Susarcab Armed (1994), Seskoad (2008), Sesko TNI (2017), hingga Lemhannas (2020).

Karier militernya dimulai sebagai perwira Artileri Medan di Yonarmed 12/Kostrad , lalu berlayar ke berbagai medan penugasan seperti Korem 061/SK Dam III dan Yonarmed 5/105 Tarik Kodam III Siliwangi.

Nama Rio makin melesat saat ia dipercaya masuk lingkaran elite pengamanan presiden. Jabatan Asintel Danpaspampres (2014?"2015), Komandan Grup D Paspampres (2015?"2018), hingga Sesmin Kasum TNI (2018?"2019) pernah diembannya. Belakangan, ia naik menjadi Asintel Kaskogabwilhani II (2019?"2020) dengan pangkat Brigjen.

Pria kelahiran Jakarta, 3 Juni 1972 ini punya karir cukup Panjang di dunia intelijen. Jam terbang intelijennya matang ketika dipercaya menjabat Dansat Intel Bais TNI (2020?"2022), lalu Waasintel KSAD Bidang Inteltek dan Hublu (2023?"2024).

Dia juga sempat mengemban tugas sebagai Pa Sahli Tingkat III Panglima TNI (2024), sebelum diangkat Pangdam I/BB (2024?"2025).

Rio pernah turun langsung mengamankan konflik horizontal di Kalbar pada 1998, bertugas di Satgas Pamtas RI?"RDTL, sampai menjalankan operasi intelijen di Papua. Berbagai pengamanan VVIP di Korea Selatan, China, Singapura, Australia, Prancis, hingga Arab Saudi juga pernah masuk daftar tugasnya.

Tanda jasa pun berderet di dadanya. S.L Kesetiaan VIII Tahun, S.L Kesetiaan XVI, S.L Dwidya Sistha, sampai S.L Wira Siaga.

Tapi sebelum sertijab berlangsung, nama Rio keburu bikin geger. Pada Sabtu 29 November 2025, ia muncul dalam wawancara Kompas TV dan melempar pernyataan yang langsung bikin jagat publik mendesis. Menurut Rio, penyebab banjir bandang dan longsor di Sumatera Utara bukan kerusakan hutan, tapi curah hujan tinggi yang mengguyur tanpa henti.

Dari pengecekan udara menggunakan helikopter, katanya, tak terlihat ada pembalakan liar atau hutan gundul di hulu.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya