Berita

Kantor Perdana Menteri Malaysia (Foto: Wikipedia)

Dunia

Malaysia Salurkan Bantuan Uang untuk Mahasiswa Indonesia Terdampak Bencana

KAMIS, 11 DESEMBER 2025 | 16:50 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Malaysia melalui Kantor Perdana Menteri mengumumkan pemberian bantuan kepada mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Malaysia dan terdampak bencana Sumatera.

Dalam pernyataan pers resmi pada Kamis, 11 Desember 2025, Kantor Perdana Menteri Malaysia menyampaikan rasa simpati dan dukacita mendalam kepada rakyat Indonesia atas bencana banjir dan longsor yang mengakibatkan ratusan korban jiwa.

"Malaysia menyampaikan simpati dan belasungkawa kepada Pemerintah Indonesia dan seluruh rakyatnya atas bencana yang menimpa Aceh dan Sumatera Utara, dan berdiri dalam solidaritas dengan saudara-saudari kita yang sedang melewati masa sulit ini,” bunyi pernyataan tersebut. 


Sebagai bentuk kepedulian, Malaysia akan menyalurkan bantuan awal sebesar 500 ringgit atau sekitar Rp2 juta kepada setiap mahasiswa Indonesia yang terdampak. Bantuan diharapkan dapat meringankan beban mereka yang tengah menghadapi kesulitan akibat bencana.  

"Malaysia akan menyalurkan kontribusi sebesar 500 ringgit masing-masing sebagai bantuan awal kepada mahasiswa Indonesia yang belajar di Malaysia dan terdampak bencana,” lanjut pernyataan tersebut.  

Mahasiswa yang ingin mendapatkan bantuan diminta untuk mendaftar melalui lembaga pendidikan masing-masing. Proses tersebut dilakukan agar penyaluran dapat berjalan terkoordinasi dan sesuai dengan kebutuhan para penerima.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya