Berita

Kamp Pengungsi di Gaza. (Foto: Al Jazeera)

Dunia

Warga Gaza Terancam Wabah Penyakit Gegara Badai Byron

KAMIS, 11 DESEMBER 2025 | 13:32 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Badai Byron menerjang Jalur Gaza sejak Senin 8 Desember 2025. Volume air yang tinggi memicu banjir besar yang merendam 761 lokasi pengungsian. 

Akibatnya ratusan ribu warga Palestina terancam penyakit akibat air kotor dan limbah. Kondisi ini meningkatkan risiko penyebaran kolera, disentri, dan infeksi lain di tengah runtuhnya sistem kesehatan.

Kantor Media Pemerintah Gaza memperingatkan fenomena cuaca ekstrem ini dapat menyebabkan kerusakan luas. Badai juga membuat jalan-jalan terputus dan tenda pengungsi tersapu air. 


"Kenyataan cuaca ini memperburuk bencana kemanusiaan akibat perang genosida dan pengepungan tidak adil yang dilakukan terhadap rakyat Palestina," kata Kantor Media Pemerintah setempat, dikutip Kamis 11 November 2025.

Wali Kota Gaza Yahya al-Sarraj mengatakan, pihaknya tidak memiliki peralatan memadai untuk menghadapi gelombang badai berikutnya.

"Kami mengandalkan peralatan yang disewa dari sektor swasta, yang sudah tua dan tidak cocok untuk menangani badai," ujar Yahya.

OCHA mencatat hampir 850.000 orang berada di wilayah berisiko banjir tertinggi pekan ini, sementara lebih dari 3.500 pengungsi terlihat berpindah lokasi sejak 7-8 Desember untuk menghindari serangan badai. 

Organisasi kemanusiaan Save the Children kembali mendesak Israel membuka akses bagi tenda, tiang, selimut, dan barang musim dingin agar warga lebih terlindungi dari dampak Badai Byron.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Pelajar Islam Indonesia Kutuk Trump dan Netanyahu

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Prabowo Tunjukkan Soliditas Elite Lewat Pertemuan dengan Mantan Presiden

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Bupati Pekalongan Dikabarkan Telah Jadi Tersangka Dugaan Benturan Kepentingan PBJ

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:45

Masihkah Indonesia Konsisten dengan Politik Luar Negeri Bebas Aktif?

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:43

KPK Buka Peluang Periksa BPN Depok soal Suap Lahan PT KD

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:38

Irak Ikut Pangkas Produksi, Harga Minyak Makin Naik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:21

Pertemuan Elite jadi Cara Prabowo Redam Polarisasi Politik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:15

Bursa Asia Anjlok, Kospi Jatuh Paling Dalam

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:51

Harga Emas Dunia Terkoreksi Gara-gara Dolar AS

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:41

Menaker Tetapkan Tenggat BHR Ojol 2026: Paling Lambat H-7 Lebaran

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:26

Selengkapnya