Berita

Maggot. (Foto: ANTARA/Rifqi Raihan Firdaus)

Bisnis

Pengolahan Limbah MBG Berbasis Maggot Dorong Ekonomi Sirkular

KAMIS, 11 DESEMBER 2025 | 06:15 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

Badan Gizi Nasional (BGN) mendorong percepatan transformasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menuju sistem produksi ramah lingkungan. 

SPPG Bogor Tamansari Sukamantri dinilai layak menjadi model nasional zero waste berkat inovasi pengolahan limbah berbasis maggot, ekonomi sirkular, serta standar higienitas yang konsisten dipenuhi.

Konsep zero waste di SPPG Sukamantri tidak hanya menekan sampah makanan secara drastis, tetapi juga menciptakan nilai tambah melalui pemanfaatan maggot sebagai pakan ternak dan pupuk organik. 


Model ekonomi sirkular ini menjadi bagian penting dari visi BGN untuk menjadikan setiap SPPG lebih efisien, mandiri, dan berkelanjutan.

Pemilik Yayasan Mutiara Keraton Solo, Sujimin atau dikenal Jimmy Hantu, yang turut mendampingi pengembangan SPPG Sukamantri, menegaskan bahwa inovasi ini membawa dampak positif yang nyata bagi lingkungan dan masyarakat.

“Sejak awal kami ingin membangun SPPG yang bukan hanya memproduksi makanan bergizi, tetapi juga menjadi pusat edukasi lingkungan. Sistem maggot ini terbukti efektif, produktif, dan sangat mungkin diterapkan di wilayah lain,” ujar Jimmy dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 10 Desember 2025.

Kepala SPPG Bogor Tamansari Sukamantri, Dhia Aidha Wahyuningtyas, menjelaskan bahwa zero waste telah menjadi prinsip dasar operasional sejak tahap perencanaan dapur. Seluruh proses produksi diarahkan agar tidak meninggalkan limbah.

“Setiap sisa makanan kami olah menjadi pakan maggot, lalu maggot menjadi pakan ternak yang kembali menjadi bahan menu MBG. Siklus ini membuat produksi lebih efisien, sehat, dan ramah lingkungan,” kata Tyas.

Sementara itu, Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, menegaskan bahwa model di Sukamantri menjadi rujukan bagi SPPG lain dalam penguatan standar keberlanjutan.

“SPPG Sukamantri membuktikan bahwa penguatan gizi nasional dapat berjalan seiring dengan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab. Zero waste di sini adalah praktik nyata yang bisa diadopsi oleh daerah lain,” ujar Hida. 

Ia menambahkan bahwa BGN tengah menyiapkan ekspansi model ini ke lebih banyak SPPG di berbagai provinsi.

“Transformasi SPPG adalah bagian dari roadmap besar BGN. Kami ingin seluruh daerah menerapkan standar yang sama, aman, higienis, efisien, dan minim limbah. Ini penting untuk keberlanjutan program MBG jangka panjang,” tutup Hida.


Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Pelajar Islam Indonesia Kutuk Trump dan Netanyahu

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Prabowo Tunjukkan Soliditas Elite Lewat Pertemuan dengan Mantan Presiden

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Bupati Pekalongan Dikabarkan Telah Jadi Tersangka Dugaan Benturan Kepentingan PBJ

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:45

Masihkah Indonesia Konsisten dengan Politik Luar Negeri Bebas Aktif?

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:43

KPK Buka Peluang Periksa BPN Depok soal Suap Lahan PT KD

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:38

Irak Ikut Pangkas Produksi, Harga Minyak Makin Naik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:21

Pertemuan Elite jadi Cara Prabowo Redam Polarisasi Politik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:15

Bursa Asia Anjlok, Kospi Jatuh Paling Dalam

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:51

Harga Emas Dunia Terkoreksi Gara-gara Dolar AS

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:41

Menaker Tetapkan Tenggat BHR Ojol 2026: Paling Lambat H-7 Lebaran

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:26

Selengkapnya