Berita

Relawan PDIP membantu korban bencana di Sumatera Barat. (Foto: Dokumentasi Alex Indra Lukman)

Politik

Relawan PDIP Gercep Berikan Manfaat ke Korban Bencana Sumbar

KAMIS, 11 DESEMBER 2025 | 02:16 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kader PDIP di Sumatera Barat sejak bencana banjir dan longsor melanda langsung bergerak dengan sejumlah instansi untuk terjun membantu para korban. 

Hal itu disampaikan Ketua PDIP Sumbar, Alex Indra Lukman dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 10 Desember 2025.
 
Di antara program kemanusian yang dilakukan, mendirikan dapur umum di kantor DPC PDI Perjuangan Kota Padang di kawasan Ulak Karang, Padang.
 

 
Dapur umum ini beroperasi sejak tanggal 28 November hingga 1 Desember 2025. Dapur umum ini juga didirikan di Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman.
 
“Setiap harinya, sekitar 1.500 bungkus nasi didistribusikan pada warga terdampak bencana di Kota Padang. Nasinya, diberikan dalam kondisi hangat, karena selesai dimasak jelang waktu makan. Oleh relawan, nasi bungkus ini dibagikan di waktu jelang makan siang atau malam,” ungkap Alex yang juga wakil ketua Komisi IV DPR.
 
Selain itu, terang Alex, PDIP juga berbagi Sembako di daerah terdampak bencana banjir dan longsor. Seperti di Kota Solok, Padang serta Kabupaten Solok, Padang Pariaman, Agam, Tanah Datar, Pasaman Barat, Pesisir Selatan dan lainnya.
 
PDIP Sumatera Barat juga menyediakan bantuan 1 unit ekskavator yang bekerja mengangkat endapan lumpur. Alat berat ini telah bertugas sejak tanggal 3 hingga 9 Desember 2025.
 
Kawasan yang dibersihkan dari endapan lumpur, Cubadak Aia di Kelurahan Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara. Selanjutnya, membersihkan lingkungan SMAN 12 Padang di Kelurahan Gurun Laweh dan perkampungan penduduk di kelurahan Tabiang Banda Gadang, kecamatan Nanggalo.
 
Juga dikerahkan relawan kesehatan yang melayani warga Batu Busuk di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Padang tanggal 6 Desember 2025 dan berlanjut esok harinya, 7 Desember 2025 ke Korong Talao Mundam dan Banda Cino di Nagari Ketapiang, kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman.
 
“Relawan medis ini melayani berbagai keluhan warga terdampak bencana seperti gatal-gatal, demam, sakit kepala hingga sesak napas. Tim medis ini akan terus disiagakan hingga masa tanggap darurat berakhir,” jelasnya.
 
Relawan medis ini juga dikirim ke Kabupaten Pesisir Selatan tepatnya ke Nagari Pancuang Taba yang merupakan daerah cukup parah terdampak banjir dan longsor. Di lokasi ini, tim akan bertugas tanggal 10-11 Desember 2025.
 
“Tim medis ini, dijadwalkan akan bergerak ke daerah terdampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Agam pada Sabtu, 13 Desember 2025 depan,” pungkas Alex.


Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Pelajar Islam Indonesia Kutuk Trump dan Netanyahu

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Prabowo Tunjukkan Soliditas Elite Lewat Pertemuan dengan Mantan Presiden

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Bupati Pekalongan Dikabarkan Telah Jadi Tersangka Dugaan Benturan Kepentingan PBJ

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:45

Masihkah Indonesia Konsisten dengan Politik Luar Negeri Bebas Aktif?

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:43

KPK Buka Peluang Periksa BPN Depok soal Suap Lahan PT KD

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:38

Irak Ikut Pangkas Produksi, Harga Minyak Makin Naik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:21

Pertemuan Elite jadi Cara Prabowo Redam Polarisasi Politik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:15

Bursa Asia Anjlok, Kospi Jatuh Paling Dalam

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:51

Harga Emas Dunia Terkoreksi Gara-gara Dolar AS

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:41

Menaker Tetapkan Tenggat BHR Ojol 2026: Paling Lambat H-7 Lebaran

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:26

Selengkapnya