Berita

Pedagang cabai di Kota Bandung. (Foto: RMOLJabar)

Nusantara

Harga Cabai di Bandung Makin Pedas Jelang Natal

RABU, 10 DESEMBER 2025 | 14:50 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sejumlah bahan pokok di pasar tradisional di Kota Bandung, Jawa Barat, mengalami lonjakan harga menjelang Natal 2025. Salah satunya harga cabai rawit merah yang tembus Rp100 ribu per kilogram.

Eli (61), pedagang sayuran di Pasar Kosambi, Bandung mengatakan, kenaikan harga cabai berlangsung bertahap sejak empat hari terakhir.

“Baru kemarin masih di angka Rp80 ribu. Empat hari ke belakang terus naik sampai sekarang tembus Rp100 ribu per kilo,” kata Eli dikutip dari RMOLJabar, Rabu 10 Desember 2025.


Menurut Eli, naiknya harga cabai dipengaruhi menipisnya pasokan dari daerah penghasil. Curah hujan tinggi dan banjir membuat distribusi tersendat.

Tak hanya cabai rawit merah, beberapa komoditas lain juga ikut merangkak naik. Harga tomat yang sebelumnya Rp12 ribu kini naik menjadi Rp15 ribu per kilogram. 

Meski begitu, tidak semua komoditas menunjukkan kenaikan. Sejumlah bahan justru turun harga. Di antaranya kentang kini berada di Rp18 ribu dari sebelumnya Rp20 ribu per kilogram. Timun turun dari Rp12 ribu menjadi Rp10 ribu. Sementara cabai keriting merah bergerak turun dari Rp80 ribu ke Rp70 ribu. 

Eli menilai pola lonjakan harga di akhir tahun sudah menjadi siklus tahunan. Permintaan meningkat, sementara pasokan sering kali tidak seimbang.

“Kalau sudah mau Natal, pasti naik. Kebutuhan banyak, jadi imbasnya ke harga,” tutup Eli.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya