Berita

KH Zulfa Mustofa. (Foto: alamtara.co)

Politik

Pj Ketum PBNU Zulfa Mustofa Tak Mau Terjebak Konflik, Siap Jadi Solusi

SELASA, 09 DESEMBER 2025 | 23:43 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pergantian pucuk pimpinan di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akhirnya terjadi. Wakil Ketua Umum PBNU, KH Zulfa Mustofa, resmi ditetapkan sebagai Penjabat (Pj) Ketua Umum PBNU, menggantikan KH Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya yang belum lama ini  dipecat.

Usai ditunjuk, Zulfa langsung pasang sikap. Ia menegaskan tak mau terseret pusaran konflik lama yang selama ini menggerogoti soliditas NU.

“Saya tidak ingin menjadi bagian dari konflik masa lalu. Saya ingin menjadi solusi bagi jamiyah ini untuk masa depan,” tegas Zulfa ditetapkan sebagai Pj Ketum dalam Rapat Pleno Syuriah PBNU di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa malam, 9 Desember 2025.


Zulfa sadar, kursi Pj Ketum PBNU bukan jabatan sembarangan. Ada beban besar yang harus dipikul di tengah situasi organisasi yang masih bergejolak.

“Ini satu kehormatan tapi sekaligus amanah yang sangat berat. Bukan hanya untuk saya tapi untuk kita semua,” ujarnya.

Tak lupa, Zulfa mengulurkan ajakan rekonsiliasi. Ia meminta seluruh elemen Nahdliyin kembali merapatkan barisan. Menurutnya, warga NU sudah terlalu lama dibuat resah oleh ketidakpastian.

“Mari kita bersatu kembali di rumah besar kita ini. Sudah terlalu lama warga NU bersedih dengan kondisi yang tidak menentu,” pungkasnya.



Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

UPDATE

ASEAN di Antara Badai Geopolitik

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:44

Oknum Brimob Bunuh Pelajar Melewati Batas Kemanusiaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:32

Bocoran Gedung Putih, Trump Bakal Serang Iran Senin atau Selasa Depan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:24

Eufemisme Politik Hak Dasar Pendidikan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:22

Pledoi Riva Siahaan Pertanyakan Dasar Perhitungan Kerugian Negara

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:58

Muncul Framing Politik di Balik Dinamika PPP Maluku

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:22

Bank Mandiri Perkuat UMKM Lewat JuraganXtra

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:51

Srikandi Angudi Jemparing

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:28

KPK Telusuri Safe House Lain Milik Pejabat Bea Cukai Simpan Barang Haram

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:43

Demi Pengakuan, Somaliland Bolehkan AS Akses Pangkalan Militer dan Mineral Kritis

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:37

Selengkapnya