Berita

Warga berjalan di jalanan lumpur di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang usai dilanda banjir bandang. (Foto: dok. kiriman warga)

Nusantara

Projo: Solidaritas Nasional Kunci Mengatasi Banjir Sumatera

SELASA, 09 DESEMBER 2025 | 21:05 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ormas pendukung Prabowo-Gibran, Projo, mendorong seluruh komponen bangsa untuk menonjolkan solidaritas sosial secara nasional dalam penanganan banjir parah yang melanda Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Mereka juga mendukung penuh upaya pemerintah untuk meringankan beban para korban, sekaligus menormalisasi fasilitas publik yang rusak 

"Indonesia memanggil kita semua untuk membantu saudara-saudara kita di Sumatera. Hilangkan sekat-sekat perbedaan, solidaritas kuat akan mengatasi tantangan ini," ujar Wakil Ketua Umum DPP Projo, Cahaya Rembulan Sinaga, dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa 9 Desember 2025.


Projo, kata Cahaya, mengapresiasi setiap bentuk bantuan dari masyarakat. Mesin organisasi di daerah pun langsung bergerak. Pengurus Projo di Sumatera telah turun langsung ke lapangan membantu korban. Gerakan ini dipastikan terus meluas dari daerah lain.

Saat ini, DPP Projo telah mengoperasikan Posko Bencana di Medan dan Banda Aceh. Bantuan yang disalurkan mulai dari biskuit, mi instan, beras, air minum, pasokan air bersih, hingga uang tunai.

"Kami membuka kesempatan bagi masyarakat yang akan memberikan bantuan dalam bentuk apapun. Para korban sangat menantikan bantuan kebutuhan pangan, kebutuhan bayi dan lansia, serta air bersih," ujar Cahaya Sinaga.

Projo menilai pemerintah bergerak cepat di bawah komando Presiden Prabowo Subianto. Orang nomor satu di Indonesia itu bahkan disebut turun langsung ke lokasi bencana untuk memastikan penanganan berjalan maksimal dan menyapa para korban.

"Kepala daerah juga sudah kerja keras dan terus berkoordinasi dengan pusat. Mudah-mudahan semua masalah bisa segera tertangani dan para korban mendapat perlindungan terbaik," pungkasnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

34 Ribu Kendaraan Melintas Padalarang dan Lembang, Mayoritas Roda Dua

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:55

Tinjau Terminal Pulo Gebang, Seskab Teddy Jamin Arus Balik Lancar

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:38

Akui Coretax Bermasalah, Purbaya Perpanjang Deadline Lapor SPT hingga Akhir April 2026

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:48

Energi Filipina Masuk Zona Waspada, Presiden Marcos Aktifkan Mode Siaga

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:27

Dugaan Intervensi Politik Bayangi Penanganan Kasus Yaqut di KPK

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:10

Emas Mulai Ditinggalkan, Investor Lirik Bitcoin sebagai Aset Aman

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:06

Mendagri: Sumbar Capai 100 Persen Pemulihan Pascabencana, Sumut-Aceh Belum

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Tren Nikah Melonjak Usai Lebaran, Kemenag Pastikan KUA Siaga Meski WFA

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:20

Ledakan Wisatawan Lebaran di Jabar, DPRD Ingatkan Waspada Bencana dan Pungli

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:01

IHSG Menguat ke Level 7.199 di Sesi I Rabu Siang, Ratusan Saham Menghijau

Rabu, 25 Maret 2026 | 12:28

Selengkapnya