Berita

Kondisi pasca banjir bandang di wilayah Sumatra. (Foto: Humas BNPB)

Politik

PP GPA: Kita Wajib Hadir Ringankan Rakyat Aceh-Sumut-Sumbar

SELASA, 09 DESEMBER 2025 | 15:33 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al-Washliyah (PP GPA), menyampaikan duka mendalam sekaligus seruan empati nasional atas rangkaian bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Barat , dan Sumatra Utara dalam beberapa hari terakhir.

Ketua Umum PP GPA, Aminullah Siagian menuturkan, musibah besar di wilayah Sumatera itu harus dipandang sebagai ujian yang diiringi usaha memperbaiki diri dalam memperbaiki tata kelola lingkungan di Indonesia.

“Duka Sumatera adalah duka kita semua. Ini ujian kesabaran dari Allah, mari kita terima dengan ikhlas, tetapi jangan berhenti memperbaiki diri. Kita wajib hadir ringankan rakyat yang sedang menderita,” ujar Aminullah dalam keterangan tertulisnya, Selasa Desember 2025.


Aminullah juga menyinggung akar persoalan yang menyebabkan skala bencana semakin besar. Ia menegaskan bahwa banjir dan longsor bukan semata kejadian alam, tetapi diperburuk oleh kerusakan lingkungan yang berlangsung selama bertahun-tahun. 

Ia menyebutkan faktor-faktor seperti deforestasi massif, Illegal logging, tambang yang merusak kontur tanah, serta lemahnya pengawasan sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah hulu.

Aminullah juga menyoroti dugaan keterlibatan sejumlah korporasi besar yang beroperasi dekat kawasan hutan, termasuk perusahaan yang sebelumnya banyak disorot publik terkait isu lingkungan.

“Kami mencatat sejumlah entitas usaha yang disebut-sebut warga dan pemerhati lingkungan terlibat dalam rusaknya hulu sungai, termasuk perusahaan besar seperti PT Toba Pulp dan lainnya. Pemerintah harus turun menyelidiki dengan tegas dan transparan," kata Aminullah.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya