Berita

Kamp pengungsian didirikan Kementerian Sosial di Tanah Merah, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. (Foto: Dok. Kemensos)

Politik

Kemensos Dirikan Kamp Pengungsian di Tapanuli Tengah

SELASA, 09 DESEMBER 2025 | 14:47 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kementerian Sosial (Kemensos) mendirikan kamp pengungsian sebagai hunian sementara untuk para korban bencana di Tanah Merah, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

“Kemensos terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan dukungan alat berat dari PLTU dalam proses pematangan lahan untuk kamp pengungsian di Tanah Merah,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Selasa, 9 Desember 2025.

Di lahan tersebut, akan didirikan sepuluh unit tenda serbaguna. Saat ini, tiga unit tenda sudah terpasang, dua di antaranya siap huni dan sudah dilengkapi alas palet bambu dan triplek, kasur lipat, serta selimut untuk 25 orang per tenda.


Instalasi internet Starlink juga telah dilakukan untuk mendukung kebutuhan komunikasi yang masih terputus.

Ke depan, Kemensos akan melanjutkan pendirian tenda serta dapur umum dan enam unit toilet sekaligus serta tempat mencuci baju. Penataan layout untuk sekolah darurat, dapur air, dan sarana penunjang lainnya juga akan dilakukan.

Untuk memastikan kebutuhan listrik di kamp pengungsian dapat dipenuhi, setiap tenda akan dilengkapi solarcell berikut solar home system.

Kemensos sebelumnya juga telah mengirimkan bantuan tambahan ke Tapanuli Tengah, Jumat, 5 Desember 2025.

Bantuan logistik berupa makanan siap saji, makanan anak, kidswear, family paket, sandang anak, sandang dewasa, kasur, selimut, tenda gulung, tenda keluarga, dan tenda serbaguna dikirim dari Gudang Sentra Bahagia Medan ke Dinas Sosial Kabupaten Tapanuli Tengah.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya