Berita

Direktur Sindikasi Pemilu dan Demokrasi (SPD), Erik Kurniawan, dalam diskusi pada rangkaian Media Gathering KPU RI bertajuk "Sinergi Pilar Demokrasi", di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin malam, 8 Desember 2025. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Politik

Pemilih Kurang Peduli Kualitas Kontestan Pemilu dan Pilkada

SELASA, 09 DESEMBER 2025 | 12:36 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Indeks Partisipasi Pemilih (IPP) Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), menemukan indikator terkait keterlibatan masyarakat baru sebatas memastikan dirinya masih daftar pemilih tetap (DPT), belum sampai ke tataran pengecekan data calon.

Hal tersebut disampaikan Direktur Sindikasi Pemilu dan Demokrasi (SPD), Erik Kurniawan, dalam diskusi pada rangkaian Media Gathering KPU RI bertajuk "Sinergi Pilar Demokrasi", di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin malam, 8 Desember 2025.

Erik menjelaskan, di IPP Pilkada menemukan ada dua indikator yang kuat tentang bagaimana partisipasi pemilih berjalan.


"Pertama, memastikan apakah dia terdaftar atau tidak (dalam DPT). Nilainya cukup tinggi, yaitu mencapai 71 persen. Terus kemudian indikator yang tinggi juga kita dapatkan pada variable voter turnout, rata-rata tingkat partisipasi di Pilkada 2024 itu 71 persen," kata Erik.

Namun, Erik menyatakan perbedaan mencolok yang dipotret IPP pada indikator kedua, yaitu terkait dengan partisipasi pemilih dalam memastikan para calon kontestan layak sebagai calon yang dapat mereka pilih.

"Kita masih banyak tantangan pada variable pencalonan. Pemilih belum terlalu bergairah untuk memastikan apakah kualitas calon yang dihadirkan itu memenuhi ekspektasinya. Karena variable kampanye juga itu cukup rendah, 62 persen," demikian Erik.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya