Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 8 Desember 2025. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Bisnis

Purbaya Tegaskan Ada Dana Bencana Rp5 Triliun Per Tahun

SELASA, 09 DESEMBER 2025 | 01:09 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Dana penanganan bencana di Sumatera siap digelontorkan pemerintah untuk mendukung proses pemulihan wilayah terdampak.

Pemulihan mencakup rehabilitasi infrastruktur, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, hingga stabilisasi ekonomi daerah.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah telah memiliki anggaran rutin kebencanaan sekitar Rp5 triliun per tahun, ditambah cadangan yang dihasilkan dari penyisiran dan efisiensi anggaran negara menjelang 2026.


"Ada masih anggaran untuk bencana kan ada setiap tahun tuh Rp5 T," tegas Purbaya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 8 Desember 2025.

Lanjut dia, dana itu diperoleh dengan memangkas kegiatan-kegiatan yang dinilai tidak produktif seperti rapat-rapat. 

Pemerintah juga telah menyisir postur APBN dan menemukan potensi penghematan puluhan triliun rupiah yang kemudian menjadi bantalan fiskal untuk situasi darurat tanpa harus melakukan pemotongan anggaran secara serampangan seperti tahun sebelumnya. 

"Jadi gak usah terlalu khawatir anggarannya ada," imbuhnya.

Menurutnya, langkah yang diambil adalah penataan prioritas belanja, bukan pemangkasan, karena yang dihapus justru kegiatan-kegiatan yang tidak krusial.

Selain untuk tanggap darurat, dana tersebut juga akan mendukung langkah lanjutan pemerintah dalam menjaga stabilitas keuangan, termasuk penyiapan kemungkinan penerbitan instrumen keuangan berbasis dolar serta optimalisasi pembiayaan dalam negeri guna menekan defisit tetap di bawah 3 persen.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya