Berita

Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat menghadiri peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin, 8 Desember 2025. (Foto: Dok. Kemensos)

Politik

Mensos: Presiden Prabowo Sangat Berpihak Penyandang Disabilitas

SENIN, 08 DESEMBER 2025 | 20:11 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Presiden Prabowo Subianto memiliki kepedulian khusus terhadap kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas. Hal itu tercermin dalam asta cita presiden dan Inpres 4/2025 tentang Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

"DTSEN mencakup data-data penyandang disabilitas secara rinci.  Menurut Pak Presiden, kalau data valid dan sesuai kenyataan, maka program yang dirancang akan tepat sasaran dan berdampak," ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 yang diselenggarakan Gerindra di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin, 8 Desember 2025.

Ia menyebut Indonesia tidak pernah memiliki data tunggal penyandang disabilitas sebelum ada DTSEN. Data ini menampilkan potret penyandang disabilitas seluruh Indonesia dengan tingkat kehidupan dan ukuran yang sudah ditentukan.


"Kita beri kartu penyandang disabilitas. Dengan kartu itu diharapkan nanti akan ada layanan-layanan yang bisa diberikan pemerintah baik dalam bentuk perlindungan dan jaminan sosial, rehabilitasi, dan pemberdayaan," katanya.

Data tersebut juga menampilkan kategori penyandang disabilitas, mulai dari disabilitas fisik, mental, intelektual, dan sensori lainnya. Data ini juga berisi informasi by name dan by address.

Oleh karenanya, sosok yang akrab disapa Gus Ipul ini mengajak seluruh organisasi penyandang disabilitas untuk proaktif memverifikasi DTSEN. Jika ada yang keliru, maka data ini bisa dikoreksi.

"Nanti ada kartunya, di samping NIK, ada nomor registrasi penyandang disabilitasnya. Tahun ini sudah 1 juta lebih, target kami tahun depan lebih besar lagi. Sehingga para penyandang disabilitas punya identitas yang cukup jelas," pungkasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya