Berita

Musisi Denny Caknan. (Foto: Instagram)

Hiburan

Pandawara Ngelamun Beli Hutan, Denny Caknan: Saya 1 Miliar

MINGGU, 07 DESEMBER 2025 | 19:20 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Muncul ide tak biasa di lini media sosial dalam merespons bencana alam yang terjadi di Pulau Sumatera, yakni membeli hutan Indonesia agar tetap lestari.

Adalah Pandawara Group, kelompok pemuda asal Bandung yang concern terhadap pelestarian lingkungan ini memunculkan ide sebagai respons hutan gundul yang menjadi salah satu penyebab bencana alam di Aceh, Sumatera Barat (Sumbar), dan Sumatera Utara (Sumut).

"Lagi ngelamun, tiba-tiba aja kepikiran gimana kao masyarakat Indonesia bersatu berdonasi beli hutan-hutan agar tidak dialihfungsikan," tulis Pandawara Group di Instagram dikutip redaksi, Minggu, 7 Desember 2025.


Sontak, unggahan ini menuai banyak respons publik, dari masyarakat biasa, hingga artis dan penyanyi.

Salah satunya disampaikan penyanyi dan penulis lagu pop-dangdut Jawa, Denny Caknan. Pelantun lagu Kartonyono Medot Janji yang telah ditonton lebih dari 307 juta kali di YouTube ini menilai 'lamunan' membeli hutan Indonesia ngawur tapi masuk akal.

"Mungkin terlihat tidak mungkin. Terlihat ngawur. Tp kalo dipikir-pikir masuk akal juga lamunannya. Walaupun aku gak iso mikir cara belinya gimana," tulis pemilik nama asli Denny Setiawan di akun Instagramnya.

Menurutnya, ide yang disampaikan Pandawara Group adalah simbol kepedulian publik terhadap lingkungan. Denny bahkan menuliskan kesiapannya untuk berdonasi jika gerakan Pandawara Group tersebut benar-benar diwujudkan.

"Saya (Rp)1 miliar," demikian kata Denny Caknan.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya