Berita

Personel Zeni TNI Angkatan Darat (AD) bangun jembatan di Aceh. (Foto: Dispenad)

Pertahanan

Zeni TNI AD Bangun Jembatan Lancarkan Akses Distribusi Bantuan

SABTU, 06 DESEMBER 2025 | 23:24 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Jajaran Zeni TNI Angkatan Darat (AD) melakukan pembangunan jembatan Bailey di beberapa titik kritis yang menjadi prioritas untuk membuka kembali jalur bagi masyarakat Aceh pada Jumat, 5 Desember 2025.

Sejumlah jembatan yang rusak sudah memutus akses transportasi vital masyarakat dan ini berdampak pada distribusi logistik serta bantuan kemanusiaan. 

Sampai saat ini, pemasangan jembatan Bailey dilaksanakan secara paralel di empat titik strategis. Di Kabupaten Bireuen, progres pemasangan Jembatan Teupin Reudeup di Peusangan Selatan, jalur alternatif penghubung Bireuen-Lhokseumawe telah mencapai 50 persen tahap perakitan. Jembatan tersebut merupakan fasilitas penting yang sebelumnya terputus akibat banjir.


Lalu, di lokasi lain, material Jembatan Teupin Mane di Kecamatan Juli, Bireuen, yang berada di jalur utama Bireuen-Takengon, telah lengkap berada di lokasi dan memasuki tahap pemasangan struktur. Sementara itu, Jembatan Kutablang, pada jalur vital Bireuen-Lhokseumawe, tengah dalam proses pendorongan material dengan memanfaatkan inventaris darurat Zeni TNI AD.

Tidak hanya di Bireuen, pembangunan jembatan darurat juga dilakukan di Jembatan Jeurata, jalur penghubung Pidie-Takengon.

Sejauh ini, material jembatan telah didorong ke titik pemasangan dengan dukungan alat berat dan personel Yonzipur 16/DA. 

Pemasangan jembatan Bailey merupakan langkah cepat dan terukur untuk memulihkan akses warga serta memastikan pergerakan logistik dapat kembali berjalan.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya