Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Netflix Beli Studio dan Layanan Streaming Warner Bros 72 Miliar Dolar AS

SABTU, 06 DESEMBER 2025 | 10:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Netflix resmi mencapai kesepakatan untuk membeli studio dan bisnis streaming milik Warner Bros Discovery dengan nilai 72 miliar Dolar AS, atau sekitar Rp1.201 triliun.

“Saya tahu beberapa dari Anda mungkin terkejut dengan langkah akuisisi ini, dan saya sepenuhnya mengerti alasannya,” kata Co-CEO Netflix, Ted Sarandos, dalam panggilan dengan para investor, dikutip dari Reuters, Sabtu 6 Desember 2025.

“Selama bertahun-tahun, kami dikenal sebagai pembangun, bukan pembeli … tetapi ini adalah peluang langka yang akan membantu kami mencapai misi untuk menghibur dunia dan menyatukan orang melalui cerita-cerita yang hebat," ujarnya.


Jika akuisisi ini selesai, dua kekuatan besar di industri film dan televisi akan bersatu. Warner dikenal lewat HBO Max, DC Studios, serta berbagai film dan serial legendaris, sementara Netflix memiliki jangkauan global dan deretan produksi hit seperti Stranger Things dan Squid Game.

Transaksi ini diperkirakan tuntas setelah Warner memisahkan bisnis TV kabel Discovery Global menjadi perusahaan publik baru pada kuartal ketiga 2026. 

Netflix sendiri berencana tetap mempertahankan perilisan film-film Warner di bioskop sesuai kontrak yang sudah ada. Selama ini perusahaan tersebut memang jarang menayangkan film di layar lebar, kecuali untuk beberapa program khusus seperti sing-a-long K-Pop Demon Hunters atau rencana pemutaran terbatas episode terakhir Stranger Things.

Menariknya, pada Oktober lalu ketika rumor penjualan Warner mulai beredar, CEO Netflix Ted Sarandos sempat menegaskan bahwa Netflix “tidak tertarik memiliki jaringan media lama”. Meski begitu, ia juga mengatakan bahwa perusahaan tetap bersikap “selektif”, menandakan bahwa peluang akuisisi tidak sepenuhnya tertutup.

Kesepakatan ini mengakhiri persaingan panjang untuk mengakuisisi Warner Bros Discovery. Selain Netflix, Comcast yang memiliki NBC juga ikut mengajukan penawaran. Paramount milik Skydance bahkan sempat dianggap sebagai pesaing terkuat karena berniat membeli seluruh aset Warner, termasuk divisi kabel seperti CNN dan Discovery.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya