Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia di Istora Senayan, Jakarta, Jumat, 5 Desember 2025. (Foto: RMOL/Sarah Alifia)

Politik

Bahlil Puji Prabowo Setujui Soeharto Pahlawan Nasional

SABTU, 06 DESEMBER 2025 | 03:27 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia secara terbuka menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang menyetujui usulan agar mantan Presiden Soeharto dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.

Hal ini dikatakan Bahlil saat berpidato dalam Puncak Perayaan HUT ke-61 Partai Golkar, di Istora Senayan, Jakarta, Jumat 5 Desember 2025.

Mulanya, Bahlil menceritakan sumbangsih kepemimpinan Soeharto selama memerintah Indonesia selama 30 tahun.


"Pak Harto adalah Ketua Dewan Pembina (Partai Golkar). Selama 30 tahun lebih pada saat Golkar mimpin, inflasi dari 650 persen, alhamdulillah di bawah 15 persen," kata Bahlil.

"Presiden Pak Harto kita mampu pertumbuhan ekonomi di atas tujuh persen, menurunkan inflasi di bawah 15 persen, swasembada pangan, swasembada energi, teknologi kita juga baik. Bahkan kita terkenal dengan (julukan) Macan Asia," sambungnya.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu menegaskan, atas dasar yang dilakukan Soeharto tersebut, maka tidak heran apabila Presiden ke-2 RI disebut sebagai Bapak Pembangunan.

"Sudah banyak kontribusinya Pak Harto kepada negara, baik merebut kemerdekaan mempertahankan kemerdekaan merebut Irian Barat, dan meletakkan fondasi pembangunan bangsa," ujar Bahlil.

Dalam kegiatan malam puncak Perayaan HUT ke-61 Partai Golkar, turut hadir Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya