Berita

SPBU Shell. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

Shell Terima 100 Ribu Barel BBM Pertamina

JUMAT, 05 DESEMBER 2025 | 21:28 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Shell Indonesia resmi menerima suplai 100 ribu barel Bahan Bakar Minyak (BBM) base fuel dari PT Pertamina Patra Niaga setelah melalui proses koordinasi business to business (B2B) cukup panjang.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun mengatakan suplai tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan menjaga amanah kolaborasi yang diberikan Kementerian ESDM, sekaligus memastikan ketahanan dan distribusi energi nasional.

"Penyaluran kepada Shell Indonesia menegaskan bahwa Pertamina Patra Niaga tidak hanya siap memenuhi kebutuhan BBM untuk jaringan SPBU Pertamina, tetapi juga menjadi mitra strategis bagi operator SPBU swasta," ujar Roberth dalam keterangan tertulis, Jumat 5 Desember 2025.


Adapun dengan tambahan stok ini, total suplai base fuel Pertamina ke SPBU swasta tercatat telah mencapai 430 ribu barel. Angka tersebut mencakup pengiriman ke Vivo 100 ribu barel serta BP-AKR yang sudah dua kali pengiriman dengan total 230 ribu barel.

"Total suplai kepada seluruh SPBU swasta (BP-AKR, Vivo, dan Shell Indonesia) mencapai 430 ribu barel, menunjukkan kapasitas suplai kami yang kuat, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan energi nasional," tambahnya.

Ia menjelaskan, mekanisme penyediaan pasokan untuk Shell Indonesia telah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku serta menjunjung tinggi prinsip compliance dan governance dalam skema B2B. 

Dengan transparansi dan penerapan praktik Good Corporate Governance, kedua perusahaan berkomitmen menjaga ketersediaan BBM dan memastikan distribusi energi berjalan lancar.

"Komoditi BBM yang dipasok kepada BU Swasta yang dalam hal ini Shell Indonesia telah memenuhi seluruh requirements yang dimintakan dari BU Swasta sebagai bentuk komitmen tindak lanjut atas arahan pemerintah," demikian Roberth.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya