Berita

Ilustrasi

Bisnis

Bank Mandiri Sabet 5 Penghargaan BI

Tegaskan Peran Strategis dalam Stabilitas Ekonomi Nasional
JUMAT, 05 DESEMBER 2025 | 15:27 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Bank Mandiri kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis Bank Indonesia (BI) dalam menjaga stabilitas sektor keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Pada ajang Bank Indonesia Award 2025, Bank Mandiri berhasil meraih lima penghargaan atas kontribusinya dalam mendukung kebijakan makroprudensial, moneter, serta sistem pembayaran.

Dalam kategori makroprudensial, BI menobatkan Bank Mandiri sebagai Bank Kontributor Intermediasi Penggerak Perekonomian Terbaik dan Bank Penggerak Keuangan Berkelanjutan. 


Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Bank Mandiri menyalurkan kredit produktif dan tepat sasaran, termasuk dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) untuk mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Terbukti, hingga Oktober 2025, Bank Mandiri secara bank only berhasil membukukan pertumbuhan kredit 9,38% year on year (yoy) menjadi Rp1.403,79 triliun dengan kualitas kredit terjaga dengan optimal. 

Pembiayaan tersebut mayoritas disalurkan ke sektor padat karya, industri berorientasi ekspor, serta industri makanan dan minuman guna menghasilkan nilai tambah terhadap ekonomi kerakyatan.

Pada kategori kebijakan moneter, Bank Mandiri meraih predikat Bank Mitra Pengendalian Moneter Valas Terbaik serta Dealer Utama Terbaik dalam Pemenuhan Kewajiban untuk Pengembangan PUVA. Sementara dalam sistem pembayaran, bank berlogo pita emas ini dinobatkan sebagai Peserta BI-FAST Terbaik untuk kategori Bank KBMI 3 dan 4.

Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri, Ari Rizaldi menyampaikan apresiasi ini mencerminkan komitmen Bank Mandiri dalam memperkuat fondasi ekonomi Indonesia melalui inovasi dan transformasi berkelanjutan. 

"Seluruh upaya yang dilakukan Bank Mandiri sejalan dengan agenda pemerintah dalam Asta Cita, terutama dalam mempercepat transformasi ekonomi, memperkuat industri keuangan, serta mendorong aktivitas ekspor," ujar Ari dalam keterangan tertulis, Jumat 5 Desember 2025.

Bank Mandiri juga memperkuat efektivitas kebijakan moneter melalui penyediaan suplai valuta asing, didukung basis nasabah eksportir dan importir yang besar. 

Hingga Oktober 2025, transaksi valas Bank Mandiri di pasar antarbank tumbuh 32,06% year-to-date, menunjukkan peran signifikan perusahaan dalam menjaga stabilitas nilai tukar dan memperkuat ketahanan eksternal Indonesia.

Selain itu, bank berlogo pita emas ini dinobatkan sebagai Dealer Utama Terbaik dalam Pemenuhan Kewajiban untuk Pengembangan PUVA, menunjukkan konsistensi Bank Mandiri dalam menerapkan prinsip kehati-hatian saat mengemban tugas sebagai Dealer Utama. 

Di sektor sistem pembayaran, Bank Mandiri juga terus memperluas adopsi BI-FAST untuk mempercepat transaksi nasional dan mendorong digitalisasi ekonomi. Hingga Oktober 2025, Bank Mandiri berhasil memproses kenaikan transaksi BI Fast 28% year on year (yoy) yoy menjadi 564 juta kali dengan nilai mencapai Rp1.425,97 Triliun, naik 20% yoy. 

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh Mandirian dan bukti komitmen kami untuk memperkuat kebijakan moneter, pasar uang, dan sistem pembayaran nasional,” demikian Ari.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya