Berita

Direktur Fasilitas Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes, Ghotama Airlangga (Foto: Website Kemenkes)

Hukum

KPK Panggil Direktur Kemenkes di Kasus Korupsi Pembangunan RSUD

JUMAT, 05 DESEMBER 2025 | 10:48 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil seorang direktur di Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait dugaan korupsi pembangunan RSUD Kolaka Timur (Koltim). 

Jurubicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan pemeriksaan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jumat 5 Desember 2025. Direktur yang diperiksa adalah Ghotama Airlangga. 

"Tim penyidik memanggil Ghotama Airlangga selaku Direktur Fasilitas Pelayanan Kesehatan Rujukan Kesehatan sebagai saksi," kata Budi kepada wartawan. 


Tim penyidik juga memanggil 3 saksi lainnya, yakni Romadona selaku Katimker Fasilitas Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes, Bambang Nugroho selaku Direktur PT Pilar Cadas Putra, dan Cahyana Dharmawan Putra selaku Komisaris PT Rancang Bangun Mandiri.

Kasus ini bermula dari dugaan pengaturan Dana Alokasi Khusus (DAK) RSUD Koltim. Pagu awal Rp47,6 miliar naik menjadi Rp170,3 miliar, dan beberapa pihak diduga menerima fee sebagai syarat pengurusan anggaran. 

Dari pemeriksaan sebelumnya, KPK telah menahan sejumlah tersangka, termasuk pejabat Kemenkes, kontraktor, dan Bupati Koltim periode 2024-2029. Total dugaan uang yang berpindah tangan dalam kasus ini mencapai miliaran Rupiah.

Kasus ini menjadi sorotan karena menyingkap praktik fee di balik pengalokasian anggaran pembangunan fasilitas kesehatan, yang seharusnya untuk pelayanan publik.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya