Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Eropa Hijau: Saham Porsche dan Mercedes-Benz Melonjak

JUMAT, 05 DESEMBER 2025 | 07:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Eropa menguat didorong reli sektor industri dan otomotif di tengah meningkatnya selera risiko global serta ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed. 

Indeks STOXX 600 naik 0,45 persen ke level 578,84 pada penutupan perdagangan Kamis 4 Desember 2025, mencatat penguatan tiga hari beruntun.

Sektor otomotif memimpin lonjakan dengan kenaikan 2,2 persen, ditopang saham Porsche yang melonjak 5,7 persen dan Mercedes-Benz 4,4 persen. 


Sentimen positif menguat setelah Presiden AS Donald Trump mengusulkan pelonggaran standar efisiensi bahan bakar, memberi angin segar bagi penjualan kendaraan berbahan bakar bensin.

Sektor industri naik 1,4 persen berkat kenaikan saham Schneider Electric dan Siemens Energy setelah mendapat upgrade rating dari J.P. Morgan. 

Kenaikan itu turut mengangkat indeks utama: DAX naik 0,79 persen atau 188,32 poin menjadi 23.882,03. FTSE 100 bertambah 0,19 persen atau 18,80 poin jadi 9.710,87. CAC 40 menguat 0,43 persen atau 34,61 poin ke 8.122,03.

Harapan pemangkasan suku bunga The Fed juga memperkuat optimisme pasar. Penurunan klaim pengangguran AS ke level terendah tiga tahun tidak mengubah ekspektasi tersebut. Menurut analis, risiko pasar mulai dilihat lebih positif.

Sektor teknologi turut menguat 0,7 persen, dipimpin saham SAP dan Capgemini yang sama-sama mendapat rekomendasi lebih tinggi dari J.P. Morgan. Emiten semikonduktor seperti STMicroelectronics dan Soitec juga naik setelah laporan bahwa produsen chip China, Cambricon, berniat menggandakan produksi untuk mengisi celah Nvidia di pasar domestik.

Sektor perbankan bangkit 1,1 persen, sementara sektor pertahanan naik 0,9 persen. Sebaliknya, sektor kesehatan turun 0,6 persen dengan saham Philips merosot 5,6 persen akibat kekhawatiran prospek pertumbuhan. 

Saham minuman beralkohol seperti Remy Cointreau dan Diageo juga melemah setelah mendapat penurunan rekomendasi dari UBS.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya