Berita

Ketua Komisi XIII DPR, Willy Aditya (Foto: Nasdem)

Politik

Senapas dengan Asta Cita: Komisi XIII DPR Sambut Baik Musrembang HAM Perdana

KAMIS, 04 DESEMBER 2025 | 12:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi XIII DPR RI menyambut antusias rencana Kementerian HAM untuk menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan HAM Nasional (Musrembang HAM Nasional) pada 8-10 Desember 2025.

Ketua Komisi XIII DPR, Willy Aditya, menilai Musrembang HAM yang digagas ini merupakan penerjemahan konkret atas visi kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, khususnya poin pertama dalam Asta Cita.

"Tentu komisi XIII menyambut baik rencana akan diselenggarakannya Musrenbang HAM ini. Jangan lupa, Presiden Prabowo menempatkan memperkokoh HAM senapas dengan ideologi Pancasila, dan demokrasi di dalam Asta Cita pertamanya. Tentu ada makna penting yang harus diterjemahkan Kementerian," kata Willy kepada wartawan, Kamis, 4 Desember 2025.


Willy pun mendorong perlindungan dan pemenuhan HAM turut dibahas dalam Musrembang HAM Nasional 2025 nantinya.

"Ini semakin menunjukan komitmen Presiden Prabowo dalam bidang Hak Asasi Manusia. Saya berharap momentum ini digunakan semaksimal mungkin untuk mengkonstruksikan outlook promosi, pelindungan, dan pemenuhan HAM di Indonesia," ujarnya.

Legislator Nasdem itu menyebut bahwa Presiden Prabowo sudah memberi ketegasan arahan besarnya tentang visi-misi kepemimpinannya dalam bidang HAM.

"Kini tinggal teman-teman di kementerian-kementerian yang bekerja menerjemahkan hal ini ke dalam program konkrit prioritas yang benar-benar dapat dicapai dalam masa kepemimpinan Pak Prabowo," ujar Willy. 

Lebih jauh, Willy menegaskan bahwa Pancasila, Demokrasi, dan HAM yang ingin dikokohkan oleh Presiden Prabowo itu memperlihatkan bahwa urusan ini bukan sekedar persoalan hak sipil dan politik, melainkan juga Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya di dalamnya. 

"Ini yang harus diejawantahkan oleh Kementerian. Memenuhi pelayanan dasar publik itu juga sama pentingnya dengan mencegah kekerasan atau diskriminasi oleh aparatur negara," pungkasnya. 

Sebelumnya, Kementerian HAM merumuskan langkah-langkah pembangunan HAM dalam Musrenbang HAM Nasional yang bakal digelar pada Senin 8 Desember hingga Rabu 10 Desember 2025.

Menteri HAM Natalius Pigai menyebut Musrenbang HAM Nasional ini merupakan yang pertama di Indonesia. Menurutnya, langkah ini merupakan tonggak sejarah pembangunan HAM sebagai aset yang tidak berwujud. 

“Selama ini musyawarah pembangunan nasional, sekarang ada lagi Musrenbang HAM Nasional yang secara resmi dilakukan oleh pemerintah Republik Indonesia. Ini salah satu tonggak sejarah terpenting,” kata Pigai.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya