Berita

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya (DWS). (Istimewa)

Politik

Legislator Gerindra Minta Infrastruktur Dasar Sumatera Dipulihkan Segera

KAMIS, 04 DESEMBER 2025 | 09:04 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi V DPR RI mendorong agar pemulihan infrastruktur dasar yang terdampak bencana Sumatera segera dilakukan. Itu diyakini bisa mempercepat penyaluran logistik bantuan dan proses evakuasi.

Kapoksi Komisi V DPR RI Fraksi Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya (DWS) menegaskan bahwa kondisi infrastruktur menjadi kendala utama dalam penyaluran bantuan. 

Banyak daerah yang hingga saat ini masih terisolir, sehingga menyulitkan masuknya logistik dan menghambat akses terhadap layanan kesehatan darurat.


“Pemulihan infrastruktur dasar adalah kunci. Tanpa akses jalan dan jembatan yang memadai, upaya penyaluran bantuan dan evakuasi akan terhambat,” ujar Danang kepada wartawan, Kamis, 4 Desember 2025.

Menurut Danang, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) dan stakeholder terkait, bersama pemerintah daerah harus bergerak cepat melakukan pendataan kerusakan, mempercepat perbaikan jalur akses, serta memastikan koordinasi lintas kementerian dan lembaga berjalan efektif. 

Upaya pemulihan ini dinilai mendesak untuk meminimalisasi korban serta mempercepat normalisasi kondisi masyarakat.

Danang juga mendorong peningkatan kesiapsiagaan dan penguatan sistem mitigasi bencana ke depan, termasuk penyediaan sarana transportasi darurat yang dapat menjangkau wilayah sulit.

“Kita tidak boleh kehilangan waktu. Setiap jam sangat berarti bagi keselamatan warga,” tegas Anggota DPR RI Dapil Jateng III Fraksi Gerindra ini

Hingga saat ini, sejumlah daerah dilaporkan masih sulit dijangkau akibat kerusakan jalan, jembatan, serta terganggunya jaringan komunikasi. 

Pemerintah diharapkan segera mengambil langkah cepat dan terukur untuk memastikan seluruh wilayah terdampak mendapatkan bantuan yang merata dan tepat waktu.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya