Berita

Ketua DPR Puan Maharani (tengah) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 3 Desember 2025. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

DPR Siap Kawal Evaluasi Tujuh Korporasi Pemicu Bencana

RABU, 03 DESEMBER 2025 | 21:54 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPR memastikan bakal menindaklanjuti dugaan keterlibatan tujuh korporasi yang disinyalir telah memicu dan memperparah terjadinya bencana Sumatera.

"Kami bersinergi juga dengan pemerintah bahwa kemudian ada keinginan untuk bisa mengevaluasi (bencana) ini akibat dari apa, bagaimana kemudian ke depan perencanaannya seperti apa? Tentu saja itu akan ditindaklanjuti,” tegas Ketua DPR Puan Maharani kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu, 3 Desember 2025. 

Namun, ia menjelaskan bahwa penanganan korban dan wilayah terdampak masih menjadi prioritas utama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan, sebelum memasuki tahap evaluasi serta penindakan terhadap korporasi yang diduga memperparah bencana di Sumatera.


"Tentu saja setelah hal itu, pemerintah akan tanggap untuk melakukan seperti yang tadi ditanyakan. Kemudian DPR RI juga akan aktif untuk menanggapi hal tersebut. Yang pasti tapi sekarang kita fokus dulu kepada para korban dan wilayah-wilayah yang masih membutuhkan bantuan," tambahnya. 

Legislator PDIP ini menyebut bahwa saat ini masa tanggap darurat masih berlangsung, dengan sejumlah wilayah masih terisolasi dan banyak korban yang belum ditemukan. Distribusi bantuan pun terus dikebut bersama seluruh elemen masyarakat.

"Pertama-tama saat ini semua sumber daya masih kita fokuskan untuk masa tanggap darurat. Jadi masih banyak korban yang belum ditemukan, masih banyak wilayah yang terisolasi. Kemudian masih banyak bantuan yang perlu didistribusikan," ujar Puan.

Menurutnya, pemerintah dan DPR tengah bergotong-royong memperkuat proses evakuasi dan penyaluran bantuan. Setelah tahap tanggap darurat selesai, fokus akan beralih ke masa rehabilitasi dan rekonstruksi, baik untuk infrastruktur maupun pemulihan layanan publik.

"Setelah itu kita akan fokus masa rehabilitasi atau recovery masa pemulihan bencana baik terkait dengan rehab rekon Terkait dengan infrastruktur maupun rehabilitasi organ. Itu dulu yang sebaiknya kita fokuskan karena memang situasi alam atau kondisi cuaca masih tidak menentu,” pungkas Puan.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Perlindungan Orang Utan Kalimantan dari Karhutla Terus Diperkuat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:43

Benarkah Hari Kliwon Lebih Rawan Kecelakaan?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:17

Lindungi Kehidupan Nelayan, KKP Segel Tambak Udang Tak Berizin di Karimunjawa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:46

Pasis Dikreg Seskoad Peroleh Doktrin Kepemimpinan dari Wapang TNI

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:20

Dampak MBG Bikin Konsumsi Protein Anak Naik hingga Hampir 80 Persen

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:57

Ekonomi Biru Dijaga, Nelayan Disejahterakan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:40

Peradi Profesional Dukung Langkah Presiden Bersih-bersih Mafia Tambang

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:16

DPR Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik di Batam-Bintan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:59

Staf Ahli Kapolri Pastikan Penanganan Maksimal Kabut Asap di Kalteng

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:43

Kepala BRAN dan Menteri PKP Bidik Percepatan Lahan untuk Rumah Rakyat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:20

Selengkapnya