Berita

Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (Foto: Dok. Kemensos)

Politik

Dua Tokoh NU Raih Penghargaan Pemimpin Transformatif

RABU, 03 DESEMBER 2025 | 16:27 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima penghargaan Transformational Leader dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) pada gelaran National Future Leading Forum (NFLF) 2025 di Bidakara Hotel, Jakarta, Rabu, 3 Desember 2025.

Dua kader Nahdlatul Ulama (NU) ini dinilai sebagai sosok pemimpin transformatif. Penghargaan diberikan langsung Kepala LAN, Muhammad Taufiq pada acara bertema "Collaborate to Elevate: ASN Kompeten untuk Kesejahteraan Rakyat".

“Tentu kami berterima kasih mendapat apresiasi dari LAN di akhir tahun 2025 ini. Ini bagian dari proses satu tahun terakhir yang kita lakukan, salah satunya transformasi data,” kata Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul.


Ia menjelaskan, konsolidasi dan pemutakhiran data tunggal sosial dan ekonomi nasional (DTSEN) dilakukan untuk memastikan akurasi data sehingga dapat menjadi rujukan utama dalam perencanaan maupun penyaluran bantuan sosial.

Menurutnya, transformasi data bukan sekadar langkah administratif, tetapi menjadi instrumen penting untuk memastikan kesejahteraan masyarakat berjalan berkelanjutan.

“Kalau data kita akurat, itu akan menuntun kita untuk bisa mensejahterakan masyarakat secara berkelanjutan,” tambahnya.

Gus Ipul menegaskan, Kemensos akan terus melanjutkan transformasi sesuai arahan Presiden serta kebijakan Kementerian PANRB.

“Kita akan terus bertransformasi terutama mengikuti arahan Bapak Presiden. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini benar-benar berdampak di tengah masyarakat,” tutup Gus Ipul.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya