Berita

Senator Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Dailami Firdaus Bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Nusantara

Uus Kuswanto Punya Modal Kuat Pimpin Birokrasi Pemprov DKI

RABU, 03 DESEMBER 2025 | 00:13 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto merupakan sosok yang tepat untuk mengorkestrasi dan menjaga harmonisasi birokrasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dalam menyukseskan berbagai program pembangunan serta kebijakan Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno.

Senator Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Dailami Firdaus menilai, pengalaman panjang Uus Kuswanto di pemerintahan, mulai dari tingkat kelurahan hingga provinsi, menjadi modal kuat untuk memimpin roda birokrasi Pemprov DKI Jakarta yang sangat kompleks.

"Pelantikan Pak Uus Kuswanto sebagai Sekda DKI adalah keputusan yang tepat," kata Dailami dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu 3 Desember 2025.


Ia menegaskan, peran Sekda sangat strategis sebagai tangan kanan gubernur dan wakil gubernur, khususnya dalam memastikan koordinasi berjalan harmonis di internal birokrasi maupun dengan berbagai pemangku kepentingan.

"Saya percaya Pak Uus mampu menjadi tangan kanan Pak Gubernur dan Wakil Gubernur dalam merangkul seluruh stakeholder  baik legislatif, dunia usaha, komunitas, maupun masyarakat luas agar pembangunan Jakarta berjalan efektif dan inklusif," kata Dailami.

Dailami juga menekankan tantangan besar Jakarta ke depan sebagai kota global setelah tidak lagi berstatus sebagai ibu kota negara. Menurutnya, peran Sekda sangat krusial dalam memastikan transformasi kota dapat berjalan sesuai visi pemerintah daerah.

"Tugas Sekda bukan hanya mengurus administrasi, tapi memastikan setiap program berjalan tepat sasaran agar visi tersebut benar-benar terwujud," pungkas Dailami.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya