Berita

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo saat memberangkatkan personel kepolisian untuk melakukan operasi kemanusiaan membantu korban bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar (Foto : istimewa)

Presisi

Bantu Korban Bencana Aceh, Sumut dan Sumbar

Wakapolri: Operasi Kemanusiaan Harus Dilakukan Cepat dan Gotong Royong

SELASA, 02 DESEMBER 2025 | 22:59 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polri mengerahkan kekuatan pasukan dalam skala besar sebagai respons cepat terhadap penanganan bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. 

Langkah ini merupakan bagian dari percepatan dukungan strategis, perluasan area evakuasi, serta penambahan sumber daya identifikasi korban dan pemulihan psikologis masyarakat terdampak. Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menegaskan bahwa operasi kemanusiaan ini menuntut disiplin, kesigapan, dan koordinasi lintas fungsi. 

“Setiap personel harus memahami tugas dan tanggung jawabnya. Ini operasi kemanusiaan, maka harus dilakukan secara cepat, sinergis, dan gotong royong di semua lini,” kata Komjen Dedi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa 2 Desember 2025. 


Wakapolri juga menyampaikan bahwa percepatan pengiriman pasukan serta logistik akan terus dilakukan secara adaptif sesuai perkembangan situasi lapangan.

Total 497 personel diberangkatkan, terdiri dari 300 Brimob, 100 Sabhara, 26 operator K9 bersama 7 ekor anjing pelacak, 27 personel DVI, 20 tim trauma healing, 15 personel Inafis (masing-masing 5 disebar ke Sumut, Sumbar, dan Aceh pada gelombang berikutnya), serta 9 personel humas. 

Pemberangkatan pasukan dilakukan melalui Terminal APK Bandara Soekarno–Hatta pada pukul 14.00 WIB. Rute penggelaran personel terbagi menjadi tiga sektor utama, yaitu Brimob 100 personel menuju Kuala Namu kemudian diarahkan ke Sibolga, Sabhara 100 personel juga melalui Kuala Namu dengan penugasan lanjutan menuju Silangit, dan Brimob 100 personel lainnya dialihkan menuju Sumatera Barat melalui Bandara Minangkabau dengan pengaturan teknis oleh Karoops. 

Sisa 100 Brimob ditempatkan sebagai pasukan rotasi dan cadangan untuk penguatan lanjutan tiga wilayah tersebut. Setelah tiba, pasukan di Silangit diproyeksikan bergerak meliputi Tapanuli Utara (dua unit) serta Tapanuli Selatan (tiga unit), sedangkan pasukan yang masuk melalui Sibolga akan mengarah ke Tapanuli Tengah sebagai sektor prioritas.

Penguatan logistik dalam operasi ini berasal dari Polda Jawa Barat, Polda Banten, dan Polda Metro Jaya, dilengkapi tambahan terbaru berupa 600 dus makanan siap saji serta penguatan tenda lapangan, alat kesehatan, thermal gear, dan perlengkapan portable lainnya yang sedang dalam proses manifesting. 

Dengan pengerahan ini, Polri menegaskan kesiapan penuh untuk memperluas operasi kemanusiaan, mempercepat proses evakuasi, serta meningkatkan dukungan logistik bagi wilayah terdampak. Polri juga menyampaikan bahwa perkembangan operasi akan dirilis secara rutin agar masyarakat menerima informasi secara cepat, akurat, dan dapat dipercaya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya