Berita

Anggotai Bawaslu Puadi. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Politik

Bawaslu Kejar Target 20 Kampus Melek Literasi Data Pengawasan Pemilu

SELASA, 02 DESEMBER 2025 | 16:12 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Upaya mengedukasi civitas akademika terhadap data pengawasan pemilu ditargetkan Bawaslu hingga menyasar 20 kampus.

“Kita masih mengejar target literasi data di 6 kampus. Data-data hasil pengawasan tidak hanya kita himpun dan simpan. Informasi ini harus menjadi pengetahuan bagi civitas akademika," ujar Anggota Bawaslu Puadi dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 2 Desember 2025.

Ia menuturkan Bawaslu memiliki bank data pengawasan dan pelanggaran pemilu, sebagai bagian dari keterbukaan informasi kepada publik.


Menurut Puadi, civitas akademika sebagai bagian dari masyarakat dapat memperoleh data-data pengawasan dan pelanggaran yang telah dilakukan Bawaslu, dan dijadikan sebagai bahan kajian di kampus masing-masing.

"Kebutuhan mahasiswa terkait riset, penelitian, skripsi, tesis, bahkan disertasi, kami fasilitasi. Data pengawasan wajib kami sampaikan kepada civitas akademik," urainya.

"Case-case pelanggaran itu harus diketahui oleh civitas akademika agar ketika nanti mereka menjadi kader pengawasan Pemilu, tidak kaget,” sambung Puadi memaparkan.

Lebih lanjut, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi Bawaslu RI itu memastikan, pihaknya akan mengejar sisa target kampus hingga lahir tahun ini.

"Target kami 20 kampus sampai akhir Desember. Mudah-mudahan tercapai," pungkas Puadi.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya