Berita

Pesawat Garuda (Foto: Dok. RMOL)

Bisnis

Maintenance Pesawat Tekan Kinerja Garuda Indonesia Sepanjang 2025

SELASA, 02 DESEMBER 2025 | 08:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) mencatat laba sebesar 37,93 juta Dolar AS atau sekitar Rp632,03 miliar pada 2025.

Namun, angka ini turun 29,65 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pendapatan perusahaan juga ikut turun sekitar 10,53 persen YoY menjadi 842,16 juta Dolar AS atau sekitar Rp14,03 triliun.

Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia, Thomas Sugiarto Oentoro, menjelaskan bahwa penurunan kinerja terutama disebabkan oleh program pemeliharaan pesawat (maintenance) yang saat ini sedang berjalan.


“Pendapatan turun 10,5 persen secara tahunan terutama karena program maintenance yang sedang dilakukan,” ujar Thomas dalam RDP dengan Komisi VI DPR RI di Senayan, Senin 1 Desember 2025. 

Program pemeliharaan tersebut sementara waktu mengurangi jumlah pesawat yang bisa beroperasi, sehingga kapasitas angkut Garuda menurun. Akibatnya, jumlah penumpang dan volume kargo ikut berkurang, dan ini memengaruhi pendapatan di beberapa lini.

Thomas mengungkapkan, pendapatan penumpang turun 11,4 persen secara YoY menjadi 618,91 juta Dolar AS. Demikian pula pendapatan kargo yang mencatatkan penurunan 3,8 persen menjadi 41,88 juta Dolar AS, dan unscheduled revenue tergerus 17,20 persen menjadi 93,71 juta Dolar AS.

Di sisi lain, pendapatan lainnya relatif stabil dengan kenaikan sebesar 1,48 persen menjadi 87,65 juta Dolar AS. Pendapatan charter tumbuh secara signifikan sebesar 96,3 persen.

Sementara itu, pendapatan lainnya relatif stabil dan bahkan naik 1,48 persen menjadi 87,65 juta Dolar AS, dan pendapatan dari jasa charter justru melesat 96,3 persen.

Thomas menekankan bahwa penurunan laba dan pendapatan merupakan konsekuensi dari fase pertama maintenance program, yang saat ini menjadi prioritas untuk menjaga stabilitas operasional jangka panjang.

“Berkurangnya pesawat yang serviceable berdampak langsung terhadap pendapatan dan laba,” jelasnya.

Meski tekanan masih terasa, Garuda mencatat tren pemulihan pendapatan dari kuartal ke kuartal sepanjang 2025. Pada  Kuartal I pendapatan tercatat sebesar Rp 723 juta, Kuartal II naik menjadi Rp 824 juta, dan Kuartal III meningkat lagi ke Rp 842 juta. 

Direktur Teknik Garuda Indonesia, Mukhtaris melaporkan bahwa hingga November 2025 Garuda Indonesia mengoperasikan 58 pesawat (19 pesawat berbadan lebar dan 39 pesawat berlorong tunggal). Sedangkan Citilink mengoperasikan 32 pesawat berlorong tunggal

Total armada Garuda Indonesia Group kini mencapai 90 pesawat.

“Pada Juli lalu Citilink hanya mengoperasikan 21 pesawat, sekarang sudah 32. Ini berkat kerja kolektif tim teknik, operasional, dan seluruh unit pendukung untuk menjaga standar keselamatan setinggi mungkin,” ujar Mukhtaris.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya