Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Logam Kuning Melonjak ke Level Tertinggi 6 Pekan

SELASA, 02 DESEMBER 2025 | 07:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar logam mulia mengalami lonjakan dramatis yang dipimpin oleh emas. Logam kuning di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange ini melesat ke level tertinggi dalam enam pekan. Begitu juga dengan perak yang mencetak rekor harga sepanjang sejarah.

Pendorong utamanya adalah ekspektasi yang membara terhadap pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) dan kejatuhan Dolar AS.

Spekulasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga The Fed pada Desember kini melonjak hingga 87 persen, menyusul data ekonomi AS yang lesu dan serangkaian pernyataan yang cenderung dovish dari pejabat The Fed. Suku bunga yang lebih rendah secara historis sangat menguntungkan aset non-yield seperti logam kuning ini.


Dikutip dari Reuters, harga emas spot naik 0,3 persen menjadi 4.241,27 Dolar AS per ons, menyentuh puncak yang belum pernah dicapai sejak 21 Oktober. Sementara itu, Dolar AS terjerembab ke posisi terendah dua pekan, membuat emas menjadi lebih terjangkau bagi pemegang mata uang asing, sebuah faktor kunci yang menopang kenaikan ini.

Pergerakan paling spektakuler terjadi pada perak, yang melonjak tajam hingga 3,8 persen mencapai 58,57 Dolar AS per ons, setelah sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang sejarah di 58,83 Dolar AS. Logam putih ini telah meroket lebih dari 100 persen sepanjang tahun ini, menjadikannya salah satu bintang di pasar komoditas.

Investor kini menantikan serangkaian data ekonomi krusial Amerika pekan ini, termasuk Data Ketenagakerjaan ADP yang akan dirilis Rabu, serta Indeks Belanja Konsumsi Pribadi (PCE), indikator inflasi favorit The Fed yang akan muncul pada Jumat.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya