Berita

Penyaluran paket MBG ke korban banjir di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. (Foto: Humas BGN)

Nusantara

Pengalihan MBG Buat Korban Bencana Banjir jadi Kewajiban BGN

SENIN, 01 DESEMBER 2025 | 21:27 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

Pemerintah melakukan upaya penanganan dampak bencana di Sumatera Utara dan Aceh, salah satunya melalui pengalihan paket Makan Bergizi Gratis (MBG) dari sekolah kepada warga terdampak banjir dan tanah longsor.                     

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menjelaskan bahwa upaya itu dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap korban bencana. 

“Dalam keadaan darurat, pemerintah wajib hadir segera memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak,” kata Dadan kepada RMOL di Jakarta, Senin, 1 Desember 2025.


Ratusan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di 12 kabupaten/kota, di antaranya 51 dapur di Kota Medan, 4 di Kota Padangsidimpuan, 13 di Kota Tebing Tinggi, 5 di Tarutung, 28 di Serdang Bedagai, dan 11 di Kabupaten Langkat telah mengalihkan MBG untuk korban bencana banjir. 

Selanjutnya, 3 dapur di Kota Sibolga, 3 di Kabupaten Tapanuli Selatan, 6 di Mandailing Natal, 27 di Deli Serdang, 9 di Kota Binjai, serta 13 di Kabupaten Asahan.

Sementara di Aceh, distribusi pangan juga dilakukan secara masif. Sebanyak 52 SPPG di wilayah tersebut telah membagikan 185.049 paket MBG untuk warga terdampak sejak 26 hingga 28 November.

Rincian distribusi di Aceh meliputi Kabupaten Pidie sebanyak 3.202 paket, Aceh Tengah 772 paket, Kabupaten Bireuen 101.817 paket, Aceh Utara 7.949 paket, Lhokseumawe 7.700 paket, dan Subulussalam 8.115 paket.
  
“SPPG merupakan komponen terdepan dari BGN merepresentasikan kehadiran pemerintah di  masyaràkat,” pungkas Dadan.


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya