Berita

Ketua MPR Ahmad Muzani. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Ketua MPR Sesalkan Berita Penjarahan di Sumut Meluas

SENIN, 01 DESEMBER 2025 | 16:28 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Penjarahan yang terjadi di sejumlah titik wilayah terdampak bencana di Sumatera Utara (Sumut) direspons Ketua MPR Ahmad Muzani. 

Ia meminta publik berhati-hati menyikapi kabar tersebut dan tidak memperkeruh keadaan dengan pemberitaan yang tidak proporsional.

“Saya kira pemberitaan-pemberitaan seperti itu sebaiknya ditahan, kendalikan,” kata Muzani kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin, 1 Desember 2025.


Sebab, kata Muzani, pemerintah pusat maupun daerah tengah berupaya keras untuk mempercepat penyaluran bantuan kepada warga terdampak bencana.

“Karena pemerintah sedang melakukan tindakan-tindakan cepat untuk segera memenuhi kebutuhan saudara-saudara kita, sahabat-sahabat kita yang sekarang ini mengalami musibah, termasuk di tenda-tenda pengungsian,” kata Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra ini.

Lebih jauh, Muzani juga merespons narasi di media sosial yang menyebut sebagian aksi penjarahan terjadi karena kelaparan dan terlambatnya bantuan. Menurutnya, aparat bersama BNPB terus bekerja keras agar distribusi bantuan bisa menjangkau masyarakat secepat mungkin.

“Mudah-mudahan tindakan yang cepat dari aparat kepolisian, TNI, dan BNPB bisa cepat memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan oleh masyarakat, sehingga apa yang diberitakan itu bisa cepat dicegah,” ujarnya.

Diberitakan RMOLSumut dan viral di media sosial, sejumlah warga terdampak bencana di sejumlah wilayah di Sumut, melakukan aksi penjarahan. Penjarahan terjadi di Gudang Bulog Sarudik pada Sabtu, 29 November 2025 sore. Lalu, aksi penjarahan juga menimpa sebuah minimarket di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya