Berita

Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Kementerian/Lembaga (K/L) yang digelar daring dan luring di Auditorium Sasana Bhakti Praja, Gedung Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Gambir, Jakarta Pusat, Senin, 1 Desember 2025. ( Foto: YouTube Kemendagri)

Politik

Jelang Nataru 2025/2026

Kemendagri Gelar Rakor Lintas K/L Antisipasi Bencana dan Inflasi

SENIN, 01 DESEMBER 2025 | 15:39 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Rapat koordinasi (Rakor) dilakukan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama sejumlah kementerian/lembaga, untuk mengantisipasi bencana alam hingga lonjakan harga bahan-bahan pokok (inflasi) di momen Natal  2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026.

Rakor Lintas K/L itu dipimpin Menteri Dalam Negeri (Mendagri), M. Tito Karnavian di Auditorium Sasana Bhakti Praja, Gedung Kantor Kemendagri, Gambir, Jakarta Pusat, Senin, 1 Desember 2025.

"Hari ini adalah tanggal 1 Desember, hari pertama di bulan Desember. Yang pertama (Rakor Lintas K/L ini) adalah untuk mengantisipasi bencana," ujar Tito.


Dia memaparkan, 2 hingga 3 minggu pada bulan November 2025 kemarin telah terjadi sejumlah bencana alam yang cukup besar di beberapa daerah. Yakni, di wilayah Jawa Tengah khususnya Kabupaten Cilacap dan Banjarnegara terjadi banjir bandang dan longsor.

"Kami juga ke sana saat itu, dengan Menko PMK, dengan kepala BNPB. Kemudian yang kedua adalah bencana yang cukup skalanya luas di Aceh, Sumatera Utara dan di Sumatera Barat," urainya.

Sebagai contoh, Tito menyebutkan lembaga yang turut hadir dalam Rakor Lintas K/L hari ini adalah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), untuk menjabarkan potensi cuaca ekstrem di berbagai daerah jelang Nataru.

"Kita belum tahu, nanti kita akan mendengarkan dari BMKG, karena kita semuanya perlu persiapan, sama seperti yang di Sumatera Utara, itu terjadi sangat cepat dan kemudian mungkin kita kurang siap untuk itu," jelasnya.

"Untuk itu, ini bisa terjadi at any time, setiap saat, at any place, di mana saja. Untuk itulah nanti kita mengundang BMKG untuk hadir menyampaikan. Kemudian di akhir tahun, kita juga akan menghadapi Nataru," sambung Tito.

Di samping itu, mantan Kapolri itu juga memastikan da Rakor Lintas K/L dibahas mengenai kesiapan transportasi, hingga ketersediaan bahan-bahan pokok untuk mencegah kenaikan harga yang akan memengaruhi tingkat inflasi tahunan.

"Di momen Nataru seperti ini, yang paling penting adalah masalah sistem transportasi baik di darat, laut, maupun di udara, karena mobilitas masyarakat akan tinggi, baik untuk merayakan Natal, liburan pulang kampung, atau liburan ke tempat-tempat wisata. Ini yang perlu kita siapkan bersama," ucapnya.

"Kemudian yang kedua, Nataru ini juga akan mengandung potensi kenaikan harga bahan pangan, karena untuk perayaan atau untuk pesta dan lain-lain, oleh karena itulah kita mengundang stakeholder di bidang kesiapan pangan. Kemudian juga tentu ada dimensi keamanan," demikian Tito menambahkan.


Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya