Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung lokasi pengungsian korban banjir di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara pada Senin, 1 Desember 2025 (Divhumas Mabes Polri)

Presisi

Kapolri Dampingi Prabowo Cek Lokasi Pengungsian dan Posko Makanan Korban Banjir di Tapteng

SENIN, 01 DESEMBER 2025 | 12:34 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung lokasi pengungsian korban banjir di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara pada Senin, 1 Desember 2025. 

Prabowo dan Sigit sempat melakukan pengecekan langsung ke tempat pengungsian serta melihat kondisi tempat tidur sementara warga, mengecek posko kesehatan dan menyapa serta berdialog dengan masyarakat. 

Kunjungan ini merupakan sinyal tegas dari pusat terhadap seriusnya penanganan bencana di Sumatra. 


Usai mendampingi Presiden, Kapolri Listyo Sigit mengungkap dua instruksi utama yang harus segera ditindaklanjuti oleh seluruh jajaran, salah satu yang jadi fokus adalah perbaikan jalur terputus akibat bencana alam. Pemulihan akses menjadi kunci agar bantuan dan pergerakan ekonomi bisa kembali normal.

"Ada beberapa hal menjadi perhatian kaitannya dengan beberapa jalur yang terputus tadi arahan beliau untuk segera dilakukan perbaikan," kata Sigit.  

Selain itu, Sigit menyebut, Presiden juga meminta agar memenuhi kebutuhan dasar warga diantaranya Bahan Bakar Bersubsidi (BBM). 

"Intinya beliau memerintahkan untuk seluruh kegiatan untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam betul-betul dimaksimalkan, sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik," ujar Sigit. 

Menanggapi instruksi itu, Kapolri juga menyerahkan secara simbolis bantuan 'Polri untuk Masyarakat' sebanyak tujuh truk yang berisikan bahan makanan, pakaian dan kebutuhan sehari-hari.

Dalam peninjauan ini turut hadir Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, dan Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya