Berita

Bangunan SDN Alue Lhok, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, rusak dan hancur akibat terjangan banjir. (ANTARA/HO-Pribadi/Tatam)

Nusantara

Tenda Darurat Didorong Jadi Ruang Belajar Sementara di Lokasi Bencana

SENIN, 01 DESEMBER 2025 | 09:30 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

RMOL. Banjir bandang yang melanda Provinsi Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik serta memaksa ribuan warga mengungsi, tetapi juga turut mengganggu kegiatan belajar mengajar (KBM).

Sejumlah sekolah terpaksa meliburkan siswa akibat ruang kelas terendam, akses jalan terputus, dan fasilitas pendidikan rusak.

Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PKB, Habib Syarief Muhammad, menyampaikan keprihatinan mendalam atas 1.009 sekolah yang terdampak banjir di wilayah Aceh dan sebagian Sumatera. 


“Kondisi guru dan siswa harus dipetakan terlebih dahulu. Kita harus memastikan mereka selamat dan mendapatkan dukungan yang diperlukan. Setelah itu, barulah kita fokus pada kondisi gedung sekolah,” ujar Habib Syarief, Senin, 1 Desember 2025.

Ia menyampaikan bahwa banyak sekolah kemungkinan mengalami kerusakan ringan hingga berat, sehingga pembersihan dan perbaikan harus dilakukan segera untuk mencegah dampak jangka panjang terhadap proses pembelajaran.

Selain itu, Habib Syarief meminta pemerintah untuk mendirikan tenda darurat sebagai ruang belajar sementara agar kegiatan belajar mengajar tidak terhenti terlalu lama.

“Anak-anak tetap harus mendapatkan hak pendidikannya. Jika ruang sekolah belum bisa dipakai, tenda darurat harus didirikan secepatnya,” tambahnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya