Berita

Direktur Eksekutif Jakarta Public Service (JPS), M Syaiful Jihad. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Nusantara

Hari Ini Pengganti Sekda Marullah Matali Dilantik

SENIN, 01 DESEMBER 2025 | 05:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Beredar kabar akan dilakukan prosesi pelantikan Sekda DKI Jakarta yang baru pada Senin 1 Desember 2025 pukul 14.30 WIB di Balai Kota DKI. Dalam kesempatan yang sama, juga dilakukan serah terima jabatan dari Sekda lama, Marullah Matali kepada Sekda baru. 

Demikian informasi yang diterima RMOL pada Minggu 30 November 2025.

Direktur Eksekutif Jakarta Public Service (JPS), M Syaiful Jihad mengatakan, proses suksesi Sekda DKI otomatis berakhir dengan dilantiknya Sekda baru pengganti Marullah Matali yang resmi pensiun pada 27 November 2025. 


Syaiful sejak awal meminta masyarakat dan pihak terkait untuk mempercayakan sepenuhnya proses suksesi Sekda kepada Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. 

Ia menilai pengalaman Gubernur Pramono selama hampir 10 tahun sebagai Sekretaris Kabinet (Seskab) menjadi bekal penting dalam menentukan pejabat Sekda DKI. Seskab merupakan Sekretaris Tim Penilai Akhir (TPA) jabatan Eselon 1, dengan Ketua Presiden. 

"Pengalaman itu menjadikan Mas Pram memiliki akses informasi yang luas dari BIN, PPATK, BSSN hingga BAIS TNI untuk menyeleksi calon Sekda DKI, hingga diputuskan dalam Keppres," kata Syaiful.

Syaiful juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Pramono yang secara konsisten membangun meritokrasi birokrasi di Pemprov DKI Jakarta.

"Mas Pram sudah memberikan teladan dan kepercayaan pada kualitas kader internal Pemprov DKI Jakarta, menyongsong lima abad dengan bersama membangun Jakarta menjadi Kota Global dan berbudaya," kata Syaiful, Senin 1 Desember 2025.

Spirit dan kepercayaan ini harus dimaknai oleh kerja cerdas dan tuntas pada setiap level birokrasi yang ada. Kasus jual beli jabatan pada beberapa wilayah menjadi bahan evaluasi bersama.

"Ini juga menjadi tantangan bagi Sekda DKI Jakarta yang hari ini akan dilantik dan memimpin birokrasi Pemprov DKI Jakarta," pungkas Syaiful.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya